Agam Zona Merah, Pemkab Agam Tegaskan Semua Komponen Konsisten Terapkan Prokes

Karena kondisi saat ini daerah Agam pada zona merah Pemerintah Kabupaten Agam menegaskan kepada semua komponen masyarakat agar konsisten menerapkan protokol kesehatan dimana saja berada, dan dibutuhkan kewaspadaan yang tinggi guna terhindar dari penyebaran covid-19.


Hal itu disampaikan Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam, Martias Wanto saat video conference (vicon) dengan Satuan Tugas Penanganan dan gugus tugas se Indonesia di Ruangan Rapat Bupati Agam, Minggu (23/5/2021).

Martias Wanto menambahkan, kini Bupati dan Wakil Bupati, Sekda serta semua Forkopimda, Forkopimca dan Pemerintah Nagari kembali bergerak cepat mengatasi permasalahan yang dihadapi saat ini.

"Hal ini dilakukan agar penyebaran covid19 tidak semakin meningkat dari waktu ke waktu,"kata Martias Wanto.


Sesuai data yang ada saat ini, jumlah warga terkonfirmasi covid19 sebanyak 21 orang, sembuh 41 orang, meninggal dunia 1 orang, isolasi 268 orang.

Total terkonfirmasi covid19 sebanyak 2895 orang, sembuh 2568 orang dan meninggal dunia 59 orang.


Menyikapi permasalahan tersebut, semua fasilitas yang diperlukan disiapkan sesuai ketentuan yang ada, seperti penambahan ruang rawat inap di rumah sakit sebanyak 40 persen dari dari jumlah yang terkonfirmasi covid-19.


"Untuk penyediaan sarana dan prasarana isolasi yang memadai di gedung BLK, dan rumah sakit serta di rumah isolasi di nagari,"kata Martias Wanto.

Baik bagi warga yang terkonfirmasi covid-19 ringan dan sedang, serta yang berat di rujuk ke RS M.Jamil Padang dan Achmad Mukhtar Bukittinggi.

Selain itu juga disampaikan, terjadinya kenaikan jumlah warga yang terkonfirmasi covid-19 karena beberapa hari sebelumnya Labor tutup,dan baru beberapa hari usai lebaran keluar data yang terkonfirmasi covid-19 positif dan lainnya.

Dalam kaitan dengan hal tersebut, jajaran pemerintah daerah bersama satpol PP dan kepolisian akan terus menggelar razia ke lokasi keramaian pada siang dan malam hari, seperti pasar, kafe dan lokasi lainnya yang berpotensi menimbulkan penyebaran covid19 di tengah masyarakat.

"Martias Wanto berharap kepada masyarakat untuk selalu menjaga diri dari penyebaran covid-19 dengan selalu ingat 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun serta mengurangi diri dari kerumunan," katanya mengakhiri.

Rapat Koordinasi secara vicon Pencegahan dan Antisipasi lonjakan kasus pasca Idul Fitri bersama BNPD di Ruangan Rapat Bupati Agam dihadiri Satian Tugas (Satgas) Covig-19 Kabupaten Agam.

 


Share This Post: