Goro Badunsanak di Kenagarian Manggopoh

Bupati Agam Drs. Aristo Munandar membuka secara resmi pencanangan Goro badusanak, di Kenagarian Manggopoh Kecamatan Lubuk Basung Rabu (13/10). Dalam kata sambutannya, bupati Agam Aristo Munandar mengharapkan, goro badunsanak kali ini untuk peningkatan pembangunan Nagari kedepan sehingga dapat menciptakan Nagari yang kokoh demi kemajuan masyarakat.

Untuk mencapai itu sangat diperlukan peran serta masyarakat, karena keterlibatan Masyarakat merupakan faktor pendukung suksesnya pelaksanaan goro badunsanak di suatu Nagari, disamping itu kebersamaan aparat Nagari dan masyarakat dapat merumuskan pembangunan apa yang dirasa perlu untuk kepentingan masyarakat banyak dan tujuan yang harus dicapai demi kemajuan dan kesejahteraan bersama, katanya.

Dijelaskan bupati, Goro Budusanak di Kabupaten Agam lebih dititik beratkan ke tiap-tiap Nagari dengan maksud untuk kemajuan masyarakat agar persiapan – persiapan Nagari kedepannya lebih matang lagi, dan dapat mempercepat laju pembangunan di nagari-nagari secara merata dan berdaya guna ungkapnya.

Pos bantuan untuk goro badunsanak yang dilaksanakan di Manggopoh tersebut sebesar Rp 2.100.000.000, dan untuk fisik sebesar 1 milyar rupiah sedangkan biaya untuk lintas nagari Rp 500 juta, sedangkan untuk biaya rutin Rp 398.480.000 ditambah dengan biaya P3DT ( Pemeliharaan Desa Tertinggal ) sebesar Rp 141.000.000.

Tampak hadir pada pencanangan tersebut Ketua PWI sumbar Mufti syarfi yang didampingi oleh Muspida Agam, Para wali Nagari, beserta ninik Mamak serta para camat se Kabupaten Agam.

Acara tersebut diakhiri dengan berjabatan tangan dan saling memaafkan antara muspika camat, wali Nagari, dan ninik mamak dalam rangka memasuki bulan suci ramadan. ( Sumber Telematika & PDE Agam )