Panitia Goro Badunsanak Terbentuk

Panitia pola goro badunsanak Nagari Padang Tarok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam tahun 2004 terbentuk. Terpilih sebagai Ketua Dt. Panduko Basa melalui rapat terpadu di SD Negeri 22 Padang Tarok, Jumat lalu.

Demikian Walinagari Paclang Tarok, Z. Dt. Pamuncak Majo Lelo menjelaskan di ruangan kerjanya. Menurutnya, kegaitan goro bandunsanak untuk tahun 2004 ini mengambil lokasi pengecoran ruas jalan Param-bahan-Padang Laweh Jorong Ujuang Guguak sepanjang 1.100 M x 3 meter memanfaatkan bantuan Pemkab, Agam Rp10 juta.

Dengan selesainya pengecoran rusa jalan Parambahan -Padang Laweh akan memperlancar perhubungan ekonomi masyarakat, termasuk perhubungan murid SD Negeri 22 Padang Tarok. Ruas jalan ParambahanPadang Laweh, memang sudah lama diusulkan perbaikan, mudah-mudahan dari dana bantuan Rp10 juta dari Pemkab. Agam hendaknya dapat memancing swadaya masyarakat setidaknya 4 kali lipat.

"Untuk mendapatkan swadaya masyarakat perlu kerja keras Tim pelaksana goro badunsanak, " kata Z. Dt.Pa muncak Majo Lelo.

Sementara itu Kaur Kesra Pemerintahan Nagari Padang Tarok, Eka Afrita menambahkan, Nagari Padang Tarok terdiri tujuh Jorong, meliputi Jorong Titih, Tangah, Salasa, Mancung, Ujung Guguak, Baruah dan Jorong Bukik Apik.

Ketujuh Jorong itu berbagai hasil produk kerajinan rakyat dan pertanian. Sekitar empat bulan lalu di Padang Tarok terbentuk Kelompok Usaha Kolam Ikan (KUKI) Padang Tarok berlokasi di Jorong Mancung, kata Eka Afrita.

Adapun Tim pelaksana goro badunsanak tersebut, ketua umum Kardinal Pakiah Basa yang juga Ketua LPMN Padang Tarok, Ketua I dan 11, Dt. Panduko Basa, Dt. Panduko Rajo Imbang, Sekretaris, St. Mangkudun, Bandahara St. Parmato, Bidang pelaporan Humas dokumentasi A.St.Bagindo, pengatur Goro clan pelaksana, Afayetri dan Edi St Dirajo, pengadaan material, Yatrisno, bidang dana Ketua, Nofrizon St Sejatino dan bidang Konsumsi Bundo Kandung dan PKK.
( Sumber SKH Singgalang )


Share This Post: