Rp 1 M untuk 57 Keltan Korban Bencana Alam

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam salurkan bantuan tanggap darurat (darurat) untuk penanganan bencana bidang pertanian yang terjadi di Kabupaten Agam beberapa waktu lalu. Penyerahan bantuan tanggap darurat ini diserahkan Bupati Agam Aristo Munandar kepada 57 Kelompok Tani (Keltan) di GOR Rang Agam, Padang Baru Lubukbasung, Selasa kemarin.

Bantuan tanggap darurat yang dikonsentrasikan untuk membantu kalangan petani yang terkena musibah bencana alam khususnya areal pertanian di Kabupaten Agam yang terjadi baru-baru ini. Total bantuan tersebut adalah Rp. l Miliar berupa barang dan komoditi pertanian yang diserahkan untuk Keltan di sembilan wilayah kecamatan di Kabupaten Agam.

Bantuan berupa barang sejumlah Rp I Miliar diterima 57 kelompok tani di sembilan kecamatan di Kabupaten Agam, masing-masing berupa benih / bibit komoditi jagung,wortel, buncis, sawi, kentang, pupuk: NPK, kompos, pestisida/PPC, peralatan dan mesin pertanian, berupa traktor, tresher, pompa, cultivation, shading, mesin pembabat, packing dan keranjang. Keltan penerima bantuan itu sendiri sesuai dengan keputusan Bupati Agam Aristo Munandar dengan Nomor 555 tahun 2004.

Bupati Agam Aristo Munandar dalam sambutannya mengungkapkan bantuan yang diserahkan tersebut bertujuan untuk meringankan beban petani yang terkena dampak bencana alam sehingga tak mampu melanjutkan usaha taninya, meningkatkan kesempatan kerja dan berusaha di pedesaan, milikan kegiatan produksi dan kegiatan agribisnis dan meningkatkan pendapatan petani di pedesaan.

Diharapkan dengan program tanggap darurat tersebut, bisa memenuhi kebutuhan agro input dan peralatan yang dibutuhkan petani, pulihnya kembali proses pertanian, termasuk meningkatnya pedapatan petani dan perekonomian desa bersangkutan.

Dijelaskan sembilan kecamatan yang menerima bantuan melalui kelompok tani itu, masing-masing Lubuk Basung, IV Nagari, IV Angkat, Canduang, Tilatang Kamang, Banuhampu, Sungai Puar, Matur dan IV Koto sesuai dengan hasil indentifikasi tim teknis dengan kreteria yang sudah ditentukan, sesuai dengan keterbatasan dana yang tersedia.

Diharapkan Aristo, Keltan penerima bantuan tersebut bisa mengoptimalkan bantuan yang diberikan, sasarannya untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat semata sesuai dengan program berkesinambungan yang secara konsisten dilakukan Pemkab Agam selama ini. "Kita berharap, dengan keterbatasan dana pendukung, bantuan yang diserah kan bisa membantu masyarakat," ungkap Aristo Munandar. Di lain pihak, menurut Kadipertabunhut Agam Ir H Werli Hamdi program bantuan tersebut sudah cukup lama dipersiapkan, bahkan sudah menjadi kebutuhan mendesak.masyarakat petani di Kabupaten Agam. Pasalnya, beberapa tahun terakhir wilayah Kabupaten Agam kerap dilanda musibah banjir dan tanah longsor dan bencana lain yang merusak areal pertanian masyarakat. Dampak musibah sejak awal sudah dilakukan pendataan, dimana pihaknya termasuk besarnya perhatian Bupati Aristo Munandar untuk membantu, petani yang terkena bencana alam tersebut, dipersiapkan program bantuan khusus tanggap darurat tersebut.

Diyakinkan, pihaknya sudah mempersiapkan langkah serupa yang diharapkan bisa direalisasikan dalam anggaran tahun-tahun mendatang. "Cukup banyak potensi pertanian yang hancur akibat musibah banjir dan tanah longsor, yang mengganggu program peningkatan produksi pertanian di Kabupaten Agam," ulas Werli Hamdi.
Penyerahan bantuan tanggap darurat bidang pertanian yang dihadir ratusan masyarakat anggota kelompok tani dari sembilan kecamatan juga berlanjut dengan diskusi dengan bupati Agam dan pejabat terkait yang berlangsung hingga Selasa sore kemarin.

Penyerahan bantuan tanggap darurat antisipasi dampak bencana alam bidang pertanian tersebut, selain dihadiri Kadinas Pertanian Tanaman Pangan diwakili Kepala Bidang Perlindungan Tanaman Deptan Ir Arzal, Mp.
( Sumber SKH Padang Ekspres )





Share This Post: