Stok Daging Di Kabupaten Agam Aman Jelang Lebaran

Pelaksana Harian Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Arif Restu mengatakan, stok daging untuk stabilisasi harga hingga Lebaran nanti, aman.
"Setiap Ramadhan dan lebaran permintaan daging memang tinggi. Tapi masyarakat Agam tidak perlu khawatir karena kami jamin stok daging aman dan cenderung surplus," jelasnya saat dikonfirmasikan diruang kerjanya, Jumat (25/5) Lubuk Basung.
Pasalnya, berdasarkan pendataan populasi sapi potong di Agam mencapai 33.863 ekor dan kerbau 21.519 ekor di 16 kecamatan.
Ia menyebutkan, jumlah pemotongan sapi dan kerbau menjelang Ramadhan dan Idul Fitri pada tahun lalu sebanyak 443 ekor. "Dengan kondisi itu, persediaan daging aman sampai Idul Fitri dan saat ini harga daging di pasar tradisional masih stabil, seharga Rp120.000/kg," katanya.
Sedangkan, untuk daging ayam pasokannya pun masih aman di pasaran. Dan harga daging ayam maupun sapi memang seringkali naik menjelang lebaran. Kondisi ini lebih dikarenakan permainan pedagang untuk mendapatkan keuntungan bukan karena kekurangan stok.
"Melihat seperti itu, kami bersama Dinas Perdagangan dan stakeholder terkait terus memantau dan mengawasi harga dipasaran, agar tidak terjadi lonjakan harga yang begitu signifikan," pungkasnya.
Selain daging, persediaan sembako lainnya, seperti beras dan cabai merah juga aman selama Ramadhan dan sampai Idul Fitri.
Produksi beras di Agam pada Januari-April 2018 sebanyak 197.126 ton. Sedangkan kebutuhan beras untuk 476.881 jiwa warga Agam sebanyak 61.995 ton, non kosumsi 10.758 ton dan surplus stok beras selama Idul Fitri sebanyak 9.314 ton.
Sementara produksi cabai merah Januari-April sebanyak 12.955 ton, kebutuhan kosumsi untuk rumah tangga sebanyak 3.641 ton dan surplus sebanyak 9.314 ton.
"Maka dengan kondisi ini kebutuhan beras dan cabai akan mencukupi nantinya," imbuhnya.

 


Share This Post: