21 Agustus 2017

-

Melepas Pawai Alegoris

-

Rapat Paripurna Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi tentang Ranperda tentang Perubahan Perda No.2 Tahun 2012 tentang Perubahan Retribusi Jasa Umum

» jadwal kegiatan lainnya

Senin, 21 Agustus 2017 / 28 Zulqaidah 1438 H
Karya Tulis Fiksi

UNTUK CINTAKU

10/01/2005 • R. Yulia

Oleh : R. Yulia Aku menatap wajah di depanku dengan hati diliputi iba. “Jangan melihatku seperti itu. Aku jadi merasa besok akan mati saja,” katanya dengan senyum nakal. Aku tersenyum dikulum. Kadang aku tak tahu, apakah mesti merasa kasihan atau salut dengannya. Dalam kondisi sekarat pun ia tetap merasa biasa-biasa saja. Sebagaimana orang sehat lainnya. “Hei! Melamun lagi! Bagai ...

Kisah Sepasang Burung Gagak

18/08/2004 • Miazuddin St. Marajo

Oleh : Miazuddin St. Marajo SEPASANG burung gagak terbang menyelamatkan diri dari badai. Mereka heran, kok tiba-tiba alam jadi tidak bersahabat. Tidak seperti biasanya, alam begitu damai dan indah. “Aku letih, kita istirahat dulu,” pinta sang gagak betina pada pejantan. “Jangan, Dik, badai itu terlihat hitam, bergulung ke arah kita. Kuatkan dirimu, sebentar lagi kita sampai di tem ...

SEBUAH TUGAS

03/11/2004 • R. Yulia

Oleh : R. Yulia “Nih, untukmu!” Selembar kertas terlipat mendarat di mejaku dengan mulus. Sosok yang meletakkan –atau lebih tepatnya melemparkan- sudah berlalu dari hadapanku. Ia pergi tanpa ingin mendengarkan pertanyaanku. Seperti biasa. Kuhentikan sejenak mengetik feature yang kupersiapkan untuk edisi Minggu. Kertas itu kubuka dengan rasa penasaran. Surat Tugas! Ya, isinya meman ...

Namaku RAHAYU

07/08/2004 • R. Yulia

Oleh : R. Yulia Namaku Rahayu. Umur delapan belas tahun. Siswi SMU Negeri 1 di kota kecil tempatku tinggal. Hanya itu yang kutahu kalau orang menanyakan riwayatku. Jangan tanya tentang siapa nama ayah dan ibuku. Karena jelas aku tak tahu. Apalagi dimana aku lahir dan dibesarkan. Yang kutahu dan masih terekam jelas dalam ingatan, bahwa sejak usiaku 7 tahun, Mbok Yah telah mendampingiku ...

GADIS PENGGANGGU

02/07/2004 • R.Yulia

Oleh : R.Yulia “Pokoknya aku akan menemui gadis pengganggu itu!” kata Rianti berapi-api. Nafasnya memburu. Seiring dengan emosi yang tak dapat dikontrol lagi. Susi yang berdiri tak begitu jauh, menatapnya ternganga. Gadis jangkung berlesung pipi dalam itu menggelengkan kepalanya berulang-ulang. Ya ampuuun, Rianti! Kamu jangan terlalu over begitu. Semuanya kan masih belum jelas. Ca ...