24 Mei 2017

-

Upacara Peringatan HUT Malalak ke 10 Tahun 2017

-

Rapat Umum Luar Biasa (RUPS ) Tahun Buku 2016

-

Menghadiri Acara Peluncuran dan Diskusi Buku In Memoriam 100 Seniman, Wartawan dan Budayawan Sumatera Barat Karya Nazif Basir

» jadwal kegiatan lainnya

Kamis, 29 Juni 2017 / 4 Syawwal 1438 H
Karya Tulis Fiksi

TERIMA KASIH TUHAN (UNTUK SELAMANYA 2)

Senin, 21/11/2016  14:45 WIB • Marlina

Sesampainya kami di pasar malam ini, betapa ramainya orang yang datang dan berkunjung. Tidak heran jika banyak anak-anak dan orang dewasa yang menyukai pasar malam di karenakan banyaknya arena permainan anak-anak. "betapa ramainya pasar malam ini pa, mama senang bisa di ajak ke sini..”

UNTUK SELAMANYA

Senin, 21/11/2016  14:33 WIB • Marlina

"Ma… ma… ma..maa… mamaa” ucap anakku yang baru saja pandai bicara, anak laki-lakiku yang tampan, mirip dengan papanya, tapi sayangnya aku tak bisa memberi kehidupan yang mewah dan serba ada bagi buah hatiku, di karenakan suami yang aku cintai mengalami kebutaan sejak setengah tahun terakhir.

TAUNYA CUMA MIMPI

Senin, 21/11/2016  14:26 WIB • Depi Marlina

Awalnya aku hanya berpura-pura memiliki kekuatan sihir, aku sering membuali teman-temanku dengan cerita yang aku karang sendiri, ya semacam magic gitulah. Jelas saja temanku tidak ada yangakan percaya dengan omong kosongku tersebut. Aku melakukannya dengan niat hanya sekedar untuk bahan bercandaan belaka.

TAKDIR

Senin, 24/10/2016  17:14 WIB • Marlina

Dian dan Andra kemana-mana selalu berdua, berangkat sekolah berdua, makan ke kantin berdua, pulang sekolah pun berduaan. Hanya saja Dian memiliki satu penyakit yaitu leukimia (kanker darah yang berkembang dari kelebihan produksi sel darah putih yang belum matang) yang ia sembunyikan dari pacarnya Andra. Pagi itu Dian akan berangkat sekolah tapi tiba-tiba saja ia malah merasa pusing lalu pingsan begitu saja, sontak orang tuanya kaget melihat putrinya.

SAHABAT

Rabu, 19/10/2016  11:33 WIB • ENDANG SRIWAHYUNI, SE

Bermula saat memasuki Sekolah Menengah Atas aku mengenal yang namanya cinta anak remaja, mulai memperhatikan lawan jenis dan ingin saling mengenal. Tapi yang namanya juga anak sekolahan masih malu-malu buat dekat cuma sebatas pandang-pandang dari jauh. Saat hari pertama sekolah dikenal dengan masa orientasi siswa bagi siswa kelas 1, aku saat itu. Saat hari pertama aku dan dia beda kelas, aku adalah viza dan dia angga bermula saat memasuki gerbang sekolah dan melangkah memasuki gerbang sekolah mata tak sengaja saling menatap dan tertegun saling membalaskan senyuman dibibir. Disanalah mulanya berawal hingga saaat itu tiba hingga saaat ini menjadikannya satu.