17 Desember 2017

-

Menghadiri Tablig Akbar dan Memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Tahun 1439 H dengan Pembicara Buya Drs. H. Abubakar Syarif. M, Hi (Pensiunan Hakim Tinggi Agam Jakarta)

-

Malewakan Gala Sako Pasukuan Koto Payuang Panji Dt. Sati, Nagari Balingka Kecamatan IV Koto

» jadwal kegiatan lainnya

Minggu, 17 Desember 2017 / 28 Rabiul Awwal 1439 H
Karya Tulis Detil

 FIKSI

Oleh :  ahmad wahyu

Kamis, 30/11/2017  09:21 WIB

RUMAH SAKIT ANGKER

Di sebuah kota terdapatlah sebuah rumah sakit yang mana rumah sakit itu sudah lama tidak terpakai,rumah sakit itu sekarang sudah di penuhi oleh akar dan di sampah,dan karena sudah lama tak terpakai banyak cerita horor yang muncul tentang rumah sakit itu,dimulai dari satu mulut kemudian menyebar ke yang lain. Menurut cerita warga pernah ada dua orang pasangan kekasih yang hendak melakukan perbuatan yang tidak baik di rumah sakit itu dan kemudian tak di sangka-sangka mereka di kejutkan oleh munculnya sesosok kuntilanak sehingga membuat pasangan kekasih itu terkejut dan sangat takut. Menurut warga siapa saja yang berani pergi ke area rumah sakit itu maka dia akan melihat sosok kuntilanank yang sangat menyeramkan,jadi karena cerita itu sampai kita tidak satu pun orang yang berani untuk masuk ke area pekarangan rumah sakit tua itu. Hingga suatu hari ada dua orang lelaki yang sangat hobi atau menyukai hal-hal yang berbau mistis,mereka berdua sudah banyak mendatangi tempat-tempat yang di anggap angker oleh orang lain,setiap tempat yang pernah mereka datangi belum pernah mereka menemui sosok yang menyeramkan atau hantu,jadi karena itu mereka merasa bahwa tidak ada tempat yang benar-benar menyeramkan dan mereka yakin kalau setan itu tidak ada. Pemuda itu bernama Rudi,Rudi adalah orang yang sangat berani,dia orangnya sangatlah berhati-hati dan temannya bernama Dodi,Dodi merupakan seorang pria yang sangat sombong dan sok pemberani. Sutu hari mereka mendengar kabar dari seseorang warga yang mengatakan kalau di rumah sakit tua itu terdapat sesosok mahluk astral yaitu kuntilanak,jadi mendengar kabar itu mereka merasa tertantang untuk pergi melihat dan membuktikan apakah benar yang di katakan oleh warga itu. Lalu mereka mengatur jadwal dan apa saja yang akan di bawa untuk pergi ke rumah sakit tua itu “Rudi kita harus pergi kesitu dan membuktikan apakah benar di sana ada kuntilanak..”

“baiklah kita akan ke sana..”

“apakah kamu yakin Rudi,kalau di situ ada kuntilanak..??”

“aku kurang yakin juga,pokoknya kita pastikan saja ke sana,kamu saja yag atur hari nya yaah,soal peralatan biar aku yang siapkan..”

“hmm,gimana kalau hari jumat aja..??”

“hari jumat yaa,okee..”

“siip,biar makin seram suasananya kaan..”

“oke laah,aku nurut kamu aja Dodi..”

Dan mereka pun sudah mengatur jadwal untuk pergi ke rumah sakit tua itu,mereka sudah siap dengan peralatan dan juga semangat yang sangat tinggi. Datanglah hari jumat hari dimana mereka berdua pergi,mereka pun pergi pada pukul dua belas malam,sampailah mereka di rumah sakit tua itu,sesampainya di situ mereka sudah mulai merasakan hawa yang tidak baik,baru datang di sana mereka dikejutkan oleh suara telapak kaki orang yang sedang berjalan di atas lantai,sehingga memacu semangat mereka untuk bisa melihat seperti apa sosok dari kuntilanak yang di ceritakan warga itu,dan mereka pun membuat rencana untuk berpencar “gimana Dodi,lebih baik kita berpencar..”

“oke,itu ide yang bagus..”

“baiklah kamu ke arah kanan dan aku ke arah kiri..”

“siip,nanti kita berkumpul kembali di tempat ini..”

“oke Dodi..”

Dan mereka pun berpencar,Rudi ke arah kanan sedangkan Dodi ke arah kiri,ketika sedang menyusuri ruangan sebelah kiri awalnya Dodi merasa tidak apa-apa lalu masuklah Dodi ke dalam ruangan dan dia menemukan sebuah cincin emas dan mengambilnya,dan ketika Dodi sedang menuju ke arah wc tiba-tiba Dodi melihat sesosok kuntilanak yang amat menyeramkan sehingga membuat Dodi sangat terkejut dan sangat takut seketika Dodi langsung lari secepatnya dan meninggalkan ruangan itu  dan menuju ke tempat mereka berkumpul,sementara itu di sisi lain Rudi yang berjalan ke arah kanan tidak ada melihat apa-apa hanyalah perasaan yang tidak enak saja,dan akhirnya Rudi kembali berbalik dan menuju ke tempat mereka akan berkumpul. Dan akhirnya mereka berkumpul dan menceritakan apa yang mereka berdua alami “Rudi,aku nggak bakalan datang lagi ke tempat ini..”

“memangnya kenapa Dodi..??”

“aku tadi melihat sosok kuntilanak yangdi katakan warga itu,wajahnya amat menyeramkan..”

“benarkah itu Dodi..??”

“benar Rudi,aku melihatnya jelas dengan kedua mataku,wajahnya sungguh menyeramkan,apakah kamu ada melihat sosok lain di perjalanan tadi..?”

“tidak siih,aku hanya merasakan hawa yang tidak baik saja,bawaannya bulu kuduk ku merinding terus.”

“lebih baik sekarang kita pulang saja ya..?”

“pulang..??”

“iyaa,aku sudah tidak tahan lagi berlama-lama di sini.”

“baiklah kalau kamu maunya begitu.”

Dan mereka pun akhirnya pulang kembali ke rumah mereka masing-masing,dan sesampainya di rumah,Dodi menelfon rudi untuk pergi jalan-jalan besoknya untuk menenangkan fikiran Dodi. Keesokan harinya mereka pun pergi jalan-jalan dan fikiran Dodi pun kini telah tenang kembali,dan karena hari sudah larut malam mereka pun kembali ke rumah masing-masing,setibanya Dodi di rumah dia langsung ke kamar,dan ketika sedang duduk di kamar tiba-tiba lampu Dodi mati,dan terdengar suara orang tertawa dengan sayut-sayut sampai,sehingga membuat bulu kuduk Dodi merinding,dan sontak Dodi langsung menelfon Rudi “Rudi,kamu harus segera datang ke sini..”

“memangnya ada apa bro..??”

“gue rasa gue di ikutin sama hantu kuntilanak rumah sakit tua itu..”

“oke-oke gua ke sana sekarang..”

“oke,cepaat..”

Lalu Rudi pun datang dan sampai di rumah nya Dodi,dan melihat Dodi dalam keadaan ketakutan,di situ Dodi mengatakan apa yang di alami nya pada saat itu,dan pada saat itu juga Dodi mengatakan kalau dia menemukan kalung emas sewaktu pergi ke rumah sakit tua itu lalu dia membawanya pulang “Rudi gua rasa hatu itu datang untuk inii..”

“untuk ini apa broo..??”

“inii,jadi sewaktu kita ke rumah sakit itu gua nemuin kalung emas,jadi gua bawa aja deeh..”

“yaaah lo juga salaah,itu kan bukan barang milik loo..”

“yaa tapi ini lumayan kalau di juala broo..”

“apa lo mau kalau selalu di hantui oleh kuntilanak ituu..??”

“yaa gua nggak mau siih,tapi kalung ini mahal kalau di jual broo..”

“sekarang lo harus balikin kembali kalung itu ketempat dimana lo nemuin kalung itu..”

“sekarang broo..??”

“ya sekarang laah,kalau nggak sekaraang lo bakalan di gangguin terus sama kuntilanak itu..”

“hmm,oke laah,lo temenin gua yaa..?”

“iyaa,tenang aja,gua bakalan temenin lo..”

Dan akhirnya Dodi pun mengembalikan kalung yang dia bawa pulang tersebut,pada malam hari itu juga langsung dia kembalikan karena dia takut di ganggu oleh kuntilanak itu. Dan mulai pada saat itu Rudi dan juga Dodi percaya kalau mahluk astral itu memang ada.

 

* isi merupakan tanggung jawab pengirim karya tulis ...

Share di situs jejaring sosial :