Kamis, 22 Februari 2018 / 6 Jumadil Akhir 1439 H
Karya Tulis Detil

 FIKSI

Oleh :  Ahmad Wahyu

Kamis, 02/11/2017  08:46 WIB

MERANTAU

Pada sebuah kampung di daerah minang ada seorang pemuda yang bernama Riki,Riki merupakan seorang anak tunggal dari pasangan suami istri yang bernama pak Rudi dan ibu Ani,Riki adalah seorang lelaki yang sangat pandai bersilat,keseharian Riki adalah seorang kuli di pasar,dia bekerja mengangkut barang-barang berat di pasar,sedangkan kedua orang tuanya bekerja sebagai petani padi. Riki bercita-cita ingin membuat kedua orang tuanya naik haji,namun dia merasa kurang yakin karena gaji dari hasil kerja nya yang tidak seberapa,hingga suatu ketika pada saat Riki dan kedua orang tuanya sedang berkumpul di ruang tamu,datanglah pamannya yang bernama paman Rio,dan dia langsuang berbicara kepada Riki “Riki,kalau boleh paman tau apa pekerjaan kamu sat ini..?”

“saat ini aku hanya bekerja sebagai kuli di pasar paman..”

“dan kalau di hitung-hitung berapa penghasilan kamu dalam satu bulan..??”

“hmm,lebih kurang sekitar satu juta paman,memangnya kenapa dengan pekerjaanku paman..??”

“begini,paman berniat menawarkan sebuah pekerjaan kepada kamu..”

“pekerjaan,,,pekerjaan seperti apakah itu paman..?”

“kamu mau bekerja menjadi satpam di sebuah perusahaan..?”

“saya mau paman,saya ingin sekali berkerja dan mendapatkan penghasilan yg tetap..”

“baguslah,paman sudah yakin kalau kamu bakalan mau,lagian kamu kan hebat bela diri silat.”

“iya paman,dan kapan aku bisa bekerja disana..??”

“kalau kamu yakin,kita akan berangkat besok pagi..”

“baiklah paman,aku siap..”

“baiklah kalau begitu paman pulang dulu,besok pagi paman jemput kamu ke sini..”

Lalu paman Riki pun pergi pulang ke rumahnya,lalu Riki dan kedua orang tuanya berkumpul untuk kepergian Riki besok “ayah,ibu,besok Riki akan pergi merantau,apakah ayah dan ibu ikhlas melepas riki..?”

“kalau pergi merantau itu baik menurut kamu pergilah nak,kami ikhlas melepasmu,dan satu pesan kami,hati-hati di sana..”

“iya ayah,ibu,aku akan hati-hati di sana,aku berjanji jika sudah punya uang yg cukup aku akan memberangkatkan ayah dan ibu naik haji..”

“kami doa kan kamu sukses naak..”

Di situ Riki sudah yakin akan berangkat besok pagi dan kedua orang tuanya pun sudah memberi restu akan kepergian nya. Namun pada saat itu Riki tidak tau kalau pamannya sudah berbohong kepadanya,pamannya berbohong kalau dia bekerja sebagai satpam,dia sebenarnya akan bekerja sebagai body guard seorang pengusaha cina yang sangat kaya raya,banyak orang yang ingin membunuh pengusaha cina tersebut dikarenakan kekayaan nya,jadi karena Riki jago silat maka dia akan dipekerjakan sebagai body guard  pengusahan cina tersebut,pamannya berkata sebagai satpam agar dia tidak menolak. Keesokan paginya paman Riki pun datang untuk menjemput Riki,dan Riki pun bersalaman terlebih dahulu dengan kedua orang tuanya sebelum pergi,dan Riki pun akhirnya pergi berangkat dan meninggalkan kedua orang tuanya. Dan akhirnya Riki pun sampai di tempat dimana dia akan bekerja,dan disitu dia terkejut melihat tempat kerja nya yang sangat luas,disitu pamannya berkata dengan jujur kepada Riki ”begini Riki,paman bohong berkata tentang bekerja sebagai satpam itu,kamu sebenarnya akan bekerja sebagai body guard orang cina yang sangat kaya raya..”

“apakah paman bercandaa..??”

“tidak Riki,paman berkata dengan jujur,dan sekarang kamu harus bekerja di sini Riki,paman yakin kalau kamu itu bisa,ditambah kamu jago bela diri..?”

“baiklah paman,aku akan coba pekerjaan ini,aku tidak ingin kembali pulang dan mengecewakan kedua orang tuaku.”

“bagus itu Riki paman memang tidak salah membawa kamu kesini..”

“oh iya paman,bgaimana cara bekerjanya..??”

“kamu hanya harus melindungi bos kamu dari serangan orang-orang yang ingin mencelakakan  ataupun membunuhnya,kamu harus bersedia melindungi nya..”

“baiklah paman aku akan melindunginya..”

Dan akhirnya Riki pun bersedia untuk menjadi seorang body guard,dan walaupun paman nya sudah berbohong dia tetap tidak merasa marah ataupun benci kepada paman nya itu. lalu Riki pun dibawa oleh pamannya masuk ke dalam rumah danmemperkenalkan Riki kepada bos atau orang yang akan dijaga nya itu,dan disitu bosnya Riki itu mengatakan tugas yang harus di lakukan riki untuk nya. Pada malam itu juga datanglah lima orang perampok yg ingin merampok di rumah tuan nya,lalu Riki pun berkelahi dengan mereka semua Riki mengeluarkan segenap kemampuan bela dirinya untuk melawan semua perampok itu,Riki sedikit kesulitan melawan mereka dikarenakan mereka memakai senjata tajam yaitu pisau dan alat pukul,dan akhirnya perampok itu pun berhasil di kalahkan oleh Riki,akhirnya tuan Riki pun bangun dan melihat perampok sudah babak belur di pukuli oleh Riki dan bos nya Riki pun sangat bangga melihat pekerjaan Riki “Riki kamu benar-benar body guard saya yang sangat hebat..”

“terima kasih bos,saya merasa bangga..”

“saya tidak menyangka kalau lima orang itu sangat mudah untuk kamu kalahkan,saya akan menggaji kamu dengan besar agar kamu makin semangat bekerja dengan saya..”

“terima kasih bos..”

Sebulan sudah berlalu dan Riki pun sudah menerima gaji dari pekerjaannya,Riki pun sudah menjadi seseorang yang sombong karena di sangat hebat bela diri,dan setiap ada penjahat selalu berhasil dia kalahkan,dan suatu ketika dia bertemu dengan paman nya “paman bagaimana kabar paman sekarang..?”

‘baik Riki,pan baik-baik saja,dan kamu bagaimana kabarnya..?”

“aku juga sehat paman,dan sekarang aku sudah kaya paman..”

“dan ini uang sebagai terima kasih karena paman sudah menawarkan pekerjaan bagus ini kepadaku..”

“tidak usah Riki,paman rasa kamu lebih baik menyimpan nya saja,kamu lebih butuh itu..”

“tidak apa-apa pamaan,uang aku masih banyaak..”

“tidak Riki paman melihat kamu senang saja sudah cukup..”

“ooh,,jadi paman nggak mauu..?”

“okee..”

Disitu paman Riki sangat terkejut melihat sifat Riki yang sangat sombong dan dia tidak menyangka Riki akan seperti itu kepada dirinya,dulu Riki adalah sesosok anak yang baik dan sopan dan sekarang sudah menjadi sosok yang sombong dan egois. Pada suatu hari ketika Riki akan mengambil uang di bank lalu Riki melihat seorang perampok yg sedang mengambil uang seorang ibu-ibu dan dia pun mengejar perampok tersebut dan perkelahian pun tidak terelakkan,disitu Riki memenangkan perkelahian dan berhasil mengambil uang rampasan tersebut,dan Riki pun mengembalikan uang tersebut kepada ibu-ibu itu. dan ternyata perampok yang di hajar oleh Riki itu adalah anak buah dari seorang mafia besar,dan bos mafia itu sangat marah mendengar kalau anak buahnya berhasil di kalahkan oleh Riki,dan bos mafia itu pun membuat sebuah rencana untuk membunuh Riki. Dan pada suatu malam,ketika Riki sedang lewat di jalan yg sepi,dan ternyata Riki di hentikan oleh mobil yang sangat banyak,dan disitu ternyata telah berkumpul lebih dari dua puluh orang,dan Riki pun bertemu dengan bos mafia tersebut “siapa kalian,dan mau apa kalian..?”

“aku adalah orang paling di takuti di daerah ini,aku dengar engkau hebat bela diri..?”

“benar,aku memang hebat bela diri..”

“kalau begitu apakah kau mau menjadi anak buahku,dan jika tidak berarti kau sudah bersedia mati..?”

“sombong sekali kau,aku tidak sudi menjadi anak buahmu..”

Disitu Riki menolak tawaran bos mafia itu,dan mereka pun berkelahi,Riki berkelahi melawan anak buah dari mafia tersebut,di dalam pertarungan tersebut Riki sangat kesulitan karena jumlah mereka yang terlalu banyak dan juga menggunakan senjata tajam,namu akhirnya Riki berhasil mengalahkan mereka walaupun dalam keadaan yg terluka parah,dan tiba-tiba datanglah bos mafia itu dan menodongkan pistol kekepala Riki,dan melepaskan nya,akhirnya di situ Riki pun tewas. Dan keesokan harinya polisi pun menemukan jasat Riki dan memberitakan nya kepada paman Riki,dan paman Riki pun datang untuk melihat jasat Riki. Lalu paman Riki pun memberitahukan kabar itu kepada kedua orang tua Riki di kampung,lalu kedua orang tua Riki menangis karena anak satu-satunya mereka sudah tewas,dan akhirnya jasat Riki dibawa dan dikuburkan di kampung halaman nya.

* isi merupakan tanggung jawab pengirim karya tulis ...

Share di situs jejaring sosial :