17 Desember 2017

-

Menghadiri Tablig Akbar dan Memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW Tahun 1439 H dengan Pembicara Buya Drs. H. Abubakar Syarif. M, Hi (Pensiunan Hakim Tinggi Agam Jakarta)

-

Malewakan Gala Sako Pasukuan Koto Payuang Panji Dt. Sati, Nagari Balingka Kecamatan IV Koto

» jadwal kegiatan lainnya

Minggu, 17 Desember 2017 / 28 Rabiul Awwal 1439 H
Karya Tulis Detil

 ARTIKEL

Oleh :  Depi Marlina

Selasa, 16/05/2017  11:28 WIB

Apa itu Puasa

Bulan suci ramadhan merupakan bulan yang baik bagi setiap umat islam, bulan dimana banyak manusia yang berlomba-lomba untuk meraih kebaikan, dibulan suci ramadhan banyak orang yang melakukan kebaikan lebih dari biasanya disebabkan pahala yang diterima berkali lipat dari pahala yang biasa. Berbeda dengan hari biasa, dibulan puasa orang akan lebih meningkatkan ketakwaannya kepada yang maha kuasa, seperti sholat lima waktu, berinfak, sedekah, dan menjaga setiap perkataan dan tindakan yang kurang baik.Kemudian dari pada itu, pada bulan ramadhan setiap masjid akan terisi syafnya oleh masyarakat, ada juga di luar masjid kegiatan yang sudah sering dilakukan oleh anak-anak yaitu bermain mercun. Namun sebaiknya permainan yang seperti ini harus di hindari karena akan mengganggu ketenangan orang yang sedang beribadah. Selain itu juga menyebabkan resiko kerugian pada diri sendiri, bagaimana tidak? jika seseorang bermain mercun uang yang diperoleh tentunya jelas berasal dari orangtua, orang tua dengan susah payah mencari uang untuk menyenangkan dan menafkahi keluarga sedangkan anak dengan mudahnya menghabiskan uang untuk hal yang tidak berguna, jika seandainya uang yang diperoleh diberikan kepada sesuatu yang baik maka akan lebih berguna lagi, misalnya menginfakkan uang tersebut kekotak amal dari pada dibelikan untuk mercun yang tidak menguntungkan apa-apa, selain dari pada itu juga akan menyebabkan kegaduhan, kerusuhan dan bisa menyebabkan cidera pada orang yang terkena letusan atau lentingan benda berbahaya tersebut. Orang yang sedang beribadah didalam masjid akan terganggu konsentrasinya akibat bunyi dari mercun. Saya sendiri pernah merasa tidak senang dengan permainan ini karena saya pernah memiliki pengalaman pada saat akan memasuki lapangan masjid seorang anak melempar mercun kearah saya, sehingga membuat saya kaget dan takut.Untuk itu sebaiknya orang tua melarang anak-anaknya untuk bermain permainan ini, sebab bagi saya mercun sama sekali tidak ada untungnya bagi kita. Alangkah mulianya jika kita mengisi dengan sesuatu yang membuat orang tua senang seperti mengaji dan mengajak orang tua sholat berjamaah ke masjid. Pada bulan ramadhan ada kesenangan tersendiri bagi orang yang ingin mengurangi berat badan dengan cara diet, jika hari-hari biasa banyak orang yang kesusahan untuk melakukan diet maka dibulan ini mereka akan mendapat kesempatan besar untuk mengurangi bobot badan, pada hari biasa rintangan yang sering menjadikan seorang gagal dalam berdiet yaitu godaan makanan, sebab pada hari biasa semua orang melakukan rutinitas dengan sumber nutrisi makanan sebanyak dua atau tiga kali sehari. Nah.. inilah yang menjadi godaan terberat bagi orang yang sedang diet, akan ada saja sesuatu yang membuatnya mengurungkan niat makan, sebenarnya diet bukan tidak makan, hanya saja mengurang porsi makanan dengan melengkapi serat dan kebutuhan utama bagi tubuh. Kalau dibulan ini yang menjadi kesempatan emas bahwa semua orang tidak makan minum dari habis waktu sahur hingga azan maghrib memanggil. Selama satu bulan akan demikian, menguntungkan bagi orang yang berdiet bukan? Kebiasaan lain menjelang puasa yang tidak pernah luput adalah memasak daging, setiap kepala keluarga akan membeli daging atau setidaknya memotong ayam untuk menyambut bulan suci ramadhan, ada juga yang mandi balimau, pergi berziarah ke makam keluarga, dan tidak lupa saling meminta maaf satu sama lain sebelum berpuasa. Bicara tentang puasa, masih adakah yang tidak tahu apa itu puasa? jika masih ada yang tidak tahu maka disini saya akan menjelaskan tentang apa itu puasa dan hal-hal lain yang berkaitan mengenai puasa.puasa berasal dari bahasa arab “shaum”, secara bahasa puasa berarti menahan. Puasa adalah menahan diri dari segala sesuatu hal yang membatalkan puasa semenjak dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Segala sesuatu hal yang membuat batal seperti makan dan minum yang disengaja. Puasa termasuk kedalam salah satu rukun islam, puasa merupakan rukun islam yang ketiga setelah kewajiban sholat lima waktu. Puasa terbagi atas beberapa bagian yaitu :

  1. Puasa wajib (fardhu)

Puasa wajib atau yang dalam bahasa arabnya berasal dari kata fardhu adalah puasa yang diharuskan bagi setiap muslim diseluruh dunia, puasa ini merupakan suatu hal yang sudah menjadi kewajiban bagi kita orang beragama islam. Karena puasa dibulan ramadhan adalah rukun islam yang ketiga. Jika sudah dikatakan wajib maka akan berdosa bagi seorang mukmin jika melalaikan dan tidak menggantikannya di hari-hari lain. Puasa wajib boleh untuk tidak dilakukan dengan suatu hal yang tepat alasannya seperti wanita yang tidak bisa selalu berpuasa disebabkan oleh periode haid setiap bulan, maka wajib bagi wanita yang sedang haid untuk meninggalkan puasa, tidak sah hukumnya jika wanita tersebut masih tetap menjalankan puasa. Dengan catatan harus mengganti puasanya pada hari lain setelah datangnya hari kemenangan umat islam yaitu idul fitri.

Puasa wajib terdiri dari beberapa bagian yaitu puasa dibulan ramadhan, puasa nadzar dan puasa kifarat. Puasa nadzar adalah puasa yang disebabkan oleh sebuah janji, nadzar secarabahasa berarti janji, sehingga setiap puasa yang sudah dinadzarkan akan wajib hukumnya bagi kita untuk menjalankan.

Puasa kifarat yakni puasa yang dilakukan untuk menggantikan dam atau denda atas pelanggaran yang hukumnya wajib. Puasa ini ditunaikan karena perbuatan dosa sehingga bertujuan untuk mengahapus dosa yang telah dilakukan. Adapun macam puasa kifarat yaitu kafarat karena melanggar sumpah atas nama allah, berjima’ atau bersetubuh dengan suami istri pada siang hari dibulan ramadhan, kafarat dalam melakukan ibadah haji, membunuh tanpa sengaja, dan membunuh binatang pada saat sedang ihram.

  1. Puasa sunnah

Puasa sunah adalah puasa tambahan diluar bulan ramadhan sebagai tambahan yang dianjurkan oleh rasulullah s.a.w. Puasa sunnah yaitu puasa yang boleh dikerjakan dan tidak berdosa jika tidak dilaksanakan, sebagai contoh puasa senin kamis. Apabila kita mengerjakan puasa ini kita akan mendapat pahala dan apabila tidak dikerjakan maka tidak dianjurkan bagi kita untuk mengganti. Puasa sunah merupakan puasa yang dapat melengkapi yang fardhu apabila ada kekurangan atau kecacatan daripadanya.Puasa senin kamis adalah puasa yang sangat dianjurkan rasulullah karena pada hari senin kamis merupakan kelahiran beliau dan kamis adalah hari dimana pertama kali diturunkannya Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia. Dan pada hari kamis juga amal perbuatan manusia akan diperiksa sehingga beliau menginginkan ketika diperiksa beliau dalam keadaan berpuasa.

Puasa sunnah syawal yaitu puasa enam hari dibulan syawal atau setelah bulan ramadhan. Bisa dilakukan secara berurutan dimulai dari hari kedua syawal atau dilakukan secara tidak berurutan.Puasa muharrom adalah puasa pada bulan muharram dan yang paling utama ialah pada hari kesepuluh bulan muharram yakni as-syuro’.

Puasa Arofah yakni puasa yang dikerjakan pada hari kesembilan Dzulhijjah dimanan keistimewaannya adalah akan dihapuskan dosa-dosa pada tahun yang lalu dan dosa pada tahun yang akan datang (HR. Muslim). Dosa yang dimaksud adalah khusus dosa-dosa kecil, karena dosa besar hanya bisa diampuni dengan jalan taubatan nasuha atau tobat yang sebenar-benarnya, tidak mengulangi kesalahan serta dosa itu kembali.

Puasa dibulan sya’ban, pada bulan ini segala amalan akan diangkat kepada-Nya sehingga diperintahkan untuk memperbanyak puasa.

Puasa daud adalah puasa yang dilakukan nabi daud dengan carasehari puasa sehari lagi tidak atau dengan cara selang seling.

  1. Puasa makruh

Jika melakukan puasa pada hari jumat atau sabtu dengan niat dikhususkan atau disengaja maka hukumnya makruh kecuali bermaksud berniat mengkhada puasa ramadhan, puasa karena nadzar ataupun kifarat.

  1. Puasa haram

Puasa yang haram dilaksanakan adalah puasa yang jatuh pada tanggal 1 syawal yang telah di tetapkan sebagai hari raya umat muslim. Pada hari ini puasa diharamkan karena hari ini adalah kemenangan bagi kita setelah sebulan penuh lamanya berpuasa dibulan ramadhan.

Hari raya idul adha pada tanggal 10 Dzulhijjah merupakan hari raya kurban dan hari raya kedua bagi kita setelah hari raya idul fitri.

Hari tasyrik, puasa yang diharamkan ini jatuh pada tanggal 11.12 dan 13 Dzulhijjah. Puasa setiap hari sepenjang tahun atau selamanya.

 

Ada beberapa syarat wajib puasa yaitu :

  1. Beragama islam

Sebagaimana kita ketahui puasa adalah ibadah islamiyah, tidak sah dilakukan bagiseseorang yang bukan islam.

  1. Baligh (Berakal)

Dalam pelaksanaan ibadah puasa wajib bagi seorang remaja yang sudah berumur baligh. Untuk laki-laki ditandai dengan mimpi basah kira-kira berumur 10-13 tahun, sedangkan untuk wanita dapat diketahui dengan datangnya menstruasi pertama (haid) sekitar umur 9-11 tahun. Namun umur ini tidak menjadi acuan, yang terpenting adalah kapan tanda-tanda tersebut keluar. Baligh atau berakal adalah telah dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Sedangkan pada orang gila sendiri tidak boleh melakukan puasa dikarenakan orang gila tidak terkena tuntutan wajib puasa sebab orang gila adalah orang yang tidak tidak sehat rohaninya. Pada anak kecil tidak diwajibkan puasa tetapi puasanya akan tetap sah jika anak tersebut sudah mumayyiz. Mumayyiz adalah anak yang sudah mencapai usia dimana seorang anak sudah dapat membedakan mana hal yang baik untuknya dan mana yang tidak baik untuk dirinya. Biasanya umur anak yang telah mumayyiz adalah 7 tahun. Karena pada umur tersebut anak telah dapat melakukan hal-hal mandiri seperti makan, minum, dan mandi sendiri.

  1. Suci dari haid/nifas bagi wanita

Khusus bagi wanita yang haid dan nifas tidak diwajibkan baginya berpuasa. Mereka harus mengganti puasa tersebut dengan cara mengkhada.

  1. Musafir

Musafir adalah orang yang berada dalam perjalanan, seorang yang sedang didalam perjalan menuju kesuatu kampung atau kota diperbolehkan untuk tidak berpuasa

  1. Orang sakit

Seseorang yang sedang sakit tidak diwajibkan untuk berpuasa, apabila sakitnya itu rasa akan merugikan dirinya jika berpuasa maka dia boleh untuk tidak berpuasa pada hari-hari tersebut.

Itulah keistimewaan puasa yang telah Allah berikan kepada kita sebagai muslim, betapa Allah sangat maha pemurah dan maha penyayang pada semua makhluk ciptannya. Allah memberikan kita kesempatan dan keringanan atas dosa yang telah kita perbuat dengan cara melakukan perbuatan baik lainnya.

 

Sumber :

http://www.spengetahuan.com/2015/08/pengertian-puasa-macam-macam-puasa-terlengkap.html

* isi merupakan tanggung jawab pengirim karya tulis ...

Share di situs jejaring sosial :