24 Maret 2018

-

Membuka kegiatan Sosialisasi Deteksi Dini Aparatur dan Pelatihan Manajemen Penanganan Konflik bagi Aparatur Kesbangpol dan Aparatur Kecamatan di Kab. Agam

» jadwal kegiatan lainnya

Selasa, 24 April 2018 / 8 Sya'ban 1439 H
Berita Detil

Jumat, 09/03/2018  08:35 WIB

Pemkab Agam Tingkatkan Konsumsi Ikan Dengan Cetak Kolam Baru

PemkabAgamingkatkanonsumsiIkanDenganCetakKolamBaru

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPKP), terus berupaya meningkatkan konsumsi ikan kepada masyarakat, seperti disampaikan Kepala Dinas DPKP Agam, Ermanto, S, Pi, M.Si, di Lubuk Basung, Kamis (8/3).

Unuk itu, berbagai bantuan bibit ikan disediakan, termasuk  cetak kolam baru, dan rehabilitasi kolam. Selama tahun 2017 pihaknya sudah melakukan cetak kolam baru seluas 30,46 hektar, yang tersebar di beberapa kecamatan yang ada di daerah itu, baik secara kelompok, maupun perorangan.

"Sedangkan tahun 2018, kita sudah mencetak kolam baru lebih kurang seluas 5 hektar, dan rehebilitasi 4,30 hektar," ujarnya.

Dikatakannya, jika masyarakat membuat kolam dengan perorangan, pihaknya hanya menyediakan alat berat, sedangkan untuk bahan bakar disediakan yang bersangkutan, beda halnya dengan cara berkelompok, yang difasilitasi mulai alat berat hingga bahan bakarnya.

Ermanto menyebutkan, kegiatan itu dilakukan sesuai dengan program nasional, yaitu Gemar Konsumsi Ikan (Gemarikan). Untuk menuju program itu, pihaknya menggiatkan cetak kolam agar masyarakat bisa memanfaatkannya untuk budidaya ikan, baik untuk dijual, maupun dikonsumsi.

"Selain ikan memiliki gizi yang lengkap, beternak ikan juga mampu meningkatkan perekonomian. Masyarakat memang dianjurkan untuk mengonsumsi ikan, terutama bagi anak-anak, karena di usia dini anak sangat membutuhkan gizi yang banyak dan seimbang," ujarnya pula.

Dijelaskannya, peningkatan hasil kolam air deras, dan tenang dari tahun ketahun meningkat. Setelah dihitung rekapitulasi tahun 2017 peningkatannya mencapai 16 ribu ton hingga 20 ribu ton.

Sementara itu, untuk produksi ikan kolam terpal saat ini meningkat, tahun 2011 sebanyak 8.800 ton, berdasarkan peningkatannya hingga 2017 sudah mencapai 14 ton. Melihat perkembangan usaha kolam air deras dan tenang, bisa memicu kurangnya Keramba Jala Apung (KJA) di Danau Maninjau secara bertahap.

Dengan demikian, Ermanto mengajak masyarakat, khususnya petani ternak ikan, yang akan membangun kolam, pihaknya telah menyediakan bibit unggul, mulai dari anak, hingga induk secara gratis.

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: