24 Maret 2018

-

Membuka kegiatan Sosialisasi Deteksi Dini Aparatur dan Pelatihan Manajemen Penanganan Konflik bagi Aparatur Kesbangpol dan Aparatur Kecamatan di Kab. Agam

» jadwal kegiatan lainnya

Selasa, 24 April 2018 / 8 Sya'ban 1439 H
Berita Detil

Senin, 05/03/2018  12:06 WIB

Material Longsor Di Muko-muko Cepat Dibersihkan, Jalan Bisa Dilalui

MaterialLongsorDiukomukoCepatDibersihkan,JalanBisaDilalui

Bencana longsor yang terjadi di Jorong Muko-Muko, Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Kamis (1/3) sekitar pukul 14.30 WIB, menjadi perhatian bagi Pemerintah Kabupaten Agam. Pasalnya, dihari kejadian, alat berat dan berbagai bantuan langsung diterjunkan ke lokasi tersebut.

Camat Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Handria Asmi, SSTP, MSc, di lokasi longsor, Jum'at (2/3) mengatakan, dengan gerak cepat Pemerintah Kabupaten Agam, satu unit alat berat jenis Budozer, Satgas BPBD, Satpol PP dan Damkar, Polri, TNI, PMI, diturunkan ke lokasi untuk membersihkan material longsor, baik yang menimbun jalan, maupun yang masuk ke dalam rumah warga.

"Pembersihan dilakukan sejak, Kamis (1/3), sekitar pukul 15.00 WIB. Setelah longsor benar-benar berhenti, semua petugas mulai bergerak melakukan pembersihan," ujarnya.

Dikatakannya, sampai saat ini, petugas masih berada dilokasi, untuk melanjutkan pembersihan yang masih tersisa, dan jalan yang tertimbun sudah bisa dilalui dengan cara sistem buka tutup, karena masih dalam tahap pembersihan, material yang melanda rumah warga.

Handria Asmi menjelaskan, tanah longsor yang menutupi ruas jalan ada tiga titik, dua titik diantaranya menimbun Jorong Muko-Muko menuju Tanjuang Sani. Titik pertama sepanjang 15 sampai 20 meter, dengan ketinggian 30 hingga 35 cm, dan sudah bisa dilalui sekitar pukul 18.45 WIB

Titik ke dua sepanjang 60 hingga 70 meter, dengan ketinggian 30 hingga 45 cm, sudah bisa dilalui sekitar pukul 19.45 WIB, dan menutupi enam unit rumah, empat diantaranya terparah milik Anisbai (50), Suardi  (70), M. Nur, (70), dan  Nurbaini (65). 

"Titik selanjutnya, menutupi ruas jalan Jorong Sungai Tampang, Nagari Tanjuang Sani sepanjang 20 meter, sudah bisa dilalui sekitar pukul 20.00 WIB," ujarnya.

Sementara itu, Wali Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Nazaruddin menagtakan, terkait dengan masalah bencana itu, pihaknya bersama OPD terkait, melakukan pendataan ulang, untuk mengetahui jumlah jiwa dalam satu KK dari rumah terkena dampak longsor.

"Malihat kondisi dilapangan, kami bersama stakeholder dilapangan, hanya fokus terhadap keselamatan warga," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakannya, bantuan dari Pemkab Agam,maupun kecamatan, dan nagari sudah mulai berdatangan. Tetapi, saat ini bagaimana cara untuk menyalurkannya, terutama masalah sembako, dan makan warga hari ini, karena mereka tidak bisa memasak, akibat kesibukan membersihkan rumahnya.

"Untuk masalah kerugian, ada tim yang akan melakukan pendataan, dan kita tunggu saja dulu apa hasilnya nanti ," ujarnya pula.

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: