Kamis, 22 Februari 2018 / 6 Jumadil Akhir 1439 H
Berita Detil

Kamis, 01/02/2018  10:05 WIB

Kantor Representatif Harus Difasilitasi Dengan Tekhnologi yang Tepat

KantorRepresentatifHarusDifasilitasDenganTekhnologiyangTepat

Bupati Agam H. Indra Catri, Dt. Malako Nan Putiah mengatakan, saat ini Pemkab Agam menuju e-Government, atau pelayanan elektronik, dan seluruh pegawai pemerintahan diajak untuk menggunakannya, karena kepemilikan Android atau Iphone sudah merata. Artinya, kantor pelayanan, dan servernya juga harus lebih bagus.

"Kita terus mengejar, agar kantor pemerintahan menjadi kantor representatif. Tidak hanya melayani, tetapi juga bisa menampung peralatan teknologi yang sesuai, jika tidak didukung dengan tekhnologi yang tepat, maka pelayanan yang baik tidak bisa terwujud," ujar bupati saat jumpa pers usai meresmikan kantor pemerintahan di komplek GOR Rang Agam, Rabu (31/1).

Dengan demikian, perlu juga pembangunan kantor wali nagari sesuai dengan swadaya masyarakat, dan itu sangat membantu, sehingga terciptanya pelayanan kabupaten, kecamatan dan nagari, yang sesuai dengan tekhnologi “zaman now” yang tidak ketinggalan lagi.

“Selain itu, kesehatan juga didistribusikan dengan lebih baik, di samping jalan dan irigasi, kita juga sudah bergerak menuju hal tersebut, yang kelasnya bisa menampung peralatan tekhnologi terkini,” ujar bupati.

Bupati mengharapkan, Puskesmas yang ada di Agam mampu menampung rawat inap, bahkan melakukan operasi sesar sekaligus.

Lebih lanjut, dikatakan Bupati, membangun tidak hanya mendirikan bangunan saja, tetapi mampu mendorong pembangunan wilayah, dan daerah, nilai asset, serta harga tanah.

“Jika dilihat sekitar enam atau tujuh tahun lalu, harga tanah hanya berkisaran Rp200.000 hingga Rp300.000 per meter. Dengan semakin banyaknya pembangunan, maka nilai tanah juga meningkat,” ujar bupati lagi.

Dengan kemajuan pembanguan, harga tanah saat ini sudah mencapai Rp500.000 per meter, bahkan lebih. Itu membuktikan, bahwa pembangunan di Kabupaten Agam semakin meningkat.

Dengan meningkatnya pembangunan, tentu pelayanan pemerintahan kepada masyarakat diharapkan juga naik. Kalau pegawai senang bekerja, maka inovasi pun banyak yang timbul dalam bekerja.

“Sehingga, lahirlah terobosan-terobosan baru untuk meningkatkan perekonomian, dan kemaslahatan masyarakat, tetapi yang terpenting, bagaimana pelayanan yang diberikan kepada masyarakat harus jadi lebih baik,” ujar bupati.

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: