Kamis, 22 Februari 2018 / 6 Jumadil Akhir 1439 H
Berita Detil

Kamis, 01/02/2018  10:02 WIB

Bupati Agam Resmikan 12 Unit Bangunan Baru

BupatiAgamResmikan12UnitBangunanBaru

Di awal tahun 2018, sebagai "Tahun Peduli", Bupati Agam H. Indra Catri, Dt. Malako Nan Putiah, secara simbolis meresmikan 12 unit bangunan baru di Lingkungan Pemkab Agam, Rabu (31/1), di Lubuk Basung.

Bangunan dimaksud adalah gedung baru Dinas Pertanian, Dinas Perikanan dan Kedtahan Pangan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Kesehatan, Kantgor Camat Lubuk Basung, Kantor Camat Palupuh, Kantor Camat Tanjung Raya, Ruang IGD dan OK RSUD Lubuk Basung, Puskesmas Matur, Puskesmas Biaro, dan Pasar Matur.

Semua pembangunan sarana publik ini demi membumikan visi Kabupaten Agam 2016-2021. Mewujudkan Kabupaten Agam yang BISA (Berkeadilan, Inovatif, Sejahtera, Agamais dan Beradat).

Peresmian itu ditandai dengan penandatanganan prasasti bagi 12 unit bangunan kantor dimaksud oleh Bupati Agam H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah, dan dilanjutkan pengguntingan pita secara simbolis peresmian bangunan Kantor Dinas Pertanian, dan Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, oleh Ketua TP-PKK Kabupaten Agam, Ny. Vita Indra Catri. Turut mendampingi Wakil Bupati Agam, Trinda Farhan Satria, Dt. Tumangguang Putiah, Pimpinan Forkopimda, anggota DPRD Agam, Sekretaris Daerah, Martias Wanto, Kepala OPD, dan tokoh masyarakat.

Kegiatan itu, juga dihadiri para camat se- Agam, Kepala UPT Penyuluhan se-Agam, Kepala Puskesmas se-Agam, UPTD Pendidikan se-Agam, dan pegawai di lingkungan Pemkab Agam.

Momentum pembangunan gedung baru itu sebagai bukti bahwa tahun ini Kabupaten Agam telah mencanangkan, sebagai "Tahun Peduli".

Bupati berharap, dengan adanya kantor baru yang representatif ini menjadi stimulan dan semangat baru bagi para pegawai dalam meningkatkan layanan kepada masyarakat. Pembangunan masjid, agar makin menyemarakkan Program Nagari Madani. Pembangunan pasar, agar dapat menunjang perekonomian masyarakat yang diformulasikan dengan konsep pitih banyak. Sedangkan pembangunan RSUD dan pusmesmas, agar mampu memberikan daya dorong terhadap badan sihaik (badan sehat).

Mengambil kutipan dari Andrian Payne, Profesor dari University of New South Wales, Australia, bupati menyatakan, bahwa dalam kunci sukses terjadinya transfer pelayanan dari sebuah organisasi kepada pelanggannya adalah, melalui tiga elemen yaitu, people (orang), process (proses) dan physical evidence (bukti fisik).

Tiga elemen tersebut merupakan satu kesatuan yang saling berkaitan dalam sebuah struktur triangel, yang tidak dapat dipisah-pisahkan. Namun tidak dapat dinafikan pula, selain keterlibatan individu pemberi layanan kepada yang dilayani, bahwa tidak lengkap tanpa adanya sebuah lingkungan yang kondusif dan representatif. "Maka tampilan fisik sangat diperlukan untuk melengkapi sarana dan prasarana sebuah institusi, untuk membangun image yang positif terhadap masyarakat.

"Untuk itu, saya mengimbau kepada masyarakat agar menunjukkan kepedulian di dalam semua aktivitas. Khusus kepada ASN, saya minta jadikan momentum ini untuk meningkatkan dan memperbaiki rasa peduli terhadap pekerjaan, rasa peduli terhadap rekan kerja, dan rasa peduli terhadap lingkungan kerja," uajrnya mengingatkan.

Pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah, Martias Wanto, sebagai penanggung jawab kegiatan pembangunan mengatakan, pada tahun anggaran 2017, sedikitnya  15 unit bangunan yang didirikan. Di antaranya, 3 unit gedung dinas, 3 unit kantor camat, 3 unit Puskesmas, 5 unit pasar rakyat dan 1 unit ruang inap RSUD Lubuk Basung. Direncanakan, pada tahun anggaran 2018 ini Pemkab Agam akan membangun 5 unit bangunan baru.

Sementara itu, secara keseluruhan sejak 2015, Pemkab Agam sudah membangun sebanyak 42 unit gedung baru, terdiri dari gedung dinas, kantor camat, kantor walinagari, masjid, RSUD, Puskesmas, Pustu, dan Pasar. Keseluruhan proyek fisik ini bersumber dari biaya APBD Pemkab Agam, yang menelan biaya hampir Rp73 miliar.

"Namun untuk biaya ke-dua pembangunan gedung Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan, dan Dinas Pertanian menelan biaya sebesar Rp6,2 miliar. Dana keduanya sama-sama besar, yaitu Rp3,1 miliar," ujar Sekda.

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: