24 Maret 2018

-

Membuka kegiatan Sosialisasi Deteksi Dini Aparatur dan Pelatihan Manajemen Penanganan Konflik bagi Aparatur Kesbangpol dan Aparatur Kecamatan di Kab. Agam

» jadwal kegiatan lainnya

Selasa, 24 April 2018 / 8 Sya'ban 1439 H
Berita Detil

Rabu, 24/01/2018  10:08 WIB

Demplot Keltan Mekar Tanjung Raya Beri Harapan Baru

DemplotKeltanMekarTanjungRayaBeriHarapanBaru

Demplot kedelai yang dilaksanakan di Kelompok Tani (Poktan) Mekar Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, ternyata mampu memberikan harapan baru bagi masyarakat sekitar. Bagaimana tidak, dengan perhitungan hasil ubinan 3,52 Ton/Ha, kedelai merupakan salah satu komoditi pangan yang layak untuk dikembangkan.

"Setelah kita lihat kelapangan, hasil ubinan kedelai dengan varietas grobogan ini jauh melampaui provitas kedelai di Kabupaten Agam pada umumnya dengan angka provitas 0,6 Ton/Ha," kata Ir. Arief Restu, M. Si, Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Agam, Selasa, (23/1).

Dijelaskan Arief, hasil ubinan ini telah diuji dan dinyatakan lulus sertifikasi benih oleh Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Pertanian Propinsi Sumatera Barat. Sehingga hasil panen demplot yang dilakukan Poktan Mekar ini bisa dijadikan benih sumber untuk ditanam oleh Poktan lain.

"Dengan perlakuan yang intensif, budidaya kedelai  mampu memberikan hasil yang optimal" kata Arief lagi.

Guna meningkatkan hasil dan pendapatan keluarga petani pada tahun 2018, Dinas Pertanian menargetkan mengembangkan kawasan kedelai untuk Kabupaten Agam akan ditingkatkan menjadi seluas 800 Ha, setelah sebelumnya di tahun 2017 seluas 510 Ha.
 
Saat ini, kedelai menjadi salah satu komoditi untuk mensukseskan program "Save Maninjau", sebagai salah satu upaya dalam penyelamatan danau maninjau, yang bertujuan agar masyarakat di salingka danau maninjau ingin mengalihkan usahanya, dari pelaku usaha keramba jala apung menjadi pelaku usaha di bidang pertanian.

"Menanam kedelai sejatinya bukan hal baru bagi masyarakat salingka danau maninjau. Semoga dengan hasil ini mampu membangkitkan kembali semangat masyarakat untuk menjadikan kedelai sebagai salah satu usaha untuk menggerakkan roda ekonomi keluarga", ujar Arief berharap

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: