24 Maret 2018

-

Membuka kegiatan Sosialisasi Deteksi Dini Aparatur dan Pelatihan Manajemen Penanganan Konflik bagi Aparatur Kesbangpol dan Aparatur Kecamatan di Kab. Agam

» jadwal kegiatan lainnya

Rabu, 25 April 2018 / 9 Sya'ban 1439 H
Berita Detil

Kamis, 07/12/2017  22:35 WIB

Nelayan Tiku Impikan Pelabuhan Kapal

Pemerintah Kabupaten Agam mengharapkan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan RI untuk membuat pelabuhan perikanan di Tiku Kecamatan Tanjung Mutiara, agar ekonomi masyarakat nelayan bisa lebih meningkat .

"Disamping bantuan permodalan, kita juga membutuhkan sarana dan prasarana yang representatif khususnya penyediaan pelabuhan perikanan, karena sangat menentukan dalam meningkatkan ekonomi masyarakat pesisir," ujar Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Agam, H. Isman Imran, kepada wartawan saat menghadiri acara penandatanganan akad kerdit antara Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan PT. BPR Mutiara Pesisir, Kamis (7/12) Tiku.

Hal serupa disebutkan Irwansyah, salah seorang nelayan Tiku, yang menyebut impian terbangunnya pelabuhan sudah sejak 2013. Usaha dari Pemkab Agam, dan Pemrov  Sumbar, didukung para nelayan, menurutnya masih belum direspon oleh pemerintah pusat.

Menurutnya, alat tangkap ikan berupa kapal bagan kini tinggal sekitar 18 unit. Dulu, dimasa jayanya, pernah mencapai sekitar 250 unit. Menyusutnya jumlah kapal tersebut, karena belum adanya kolam labuh yang aman dari amukan badai dan gelombang, tempat kapal nelayan berlabuh di musim badai.

Ia mengaku, selama belum ada pelabuhan tempat sandar kapal nelayan pada musim badai, selama itu pula nelayan Tiku belum sejahtera. Ia sendiri berniat kembali membeli kapal bagan, bila pelabuhan sudah ada di Tiku.

"Untuk apa memiliki kapal bagan saat ini, bila kolam labuh yang aman belum ada di Tiku," ujarnya.

Sumber : Bagian Humas Setda Agam

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: