31 Agustus 2017

-

Temu Ramah dan Silaturrahmi dengan Perantau Palembayan ( Malaysia & Indonesia) dengan Tema “ Mampaharek Silaturahmi antaro rantau jo kampuang halaman”

-

Melepas Pawai Takbiran dalam Rangka Menyambut dan Memeriahkan Hari Raya Idul Adha 1438 H/2017 M

» jadwal kegiatan lainnya

Jum'at, 24 November 2017 / 5 Rabiul Awwal 1439 H
Berita Detil

Rabu, 18/10/2017  17:55 WIB

Indra Catri Nominator Leadership Award

IndraCatriNominatorLeadershipAward

Tiada hari tanpa prestasi bagi Kabupaten Agam. Kali ini penilaian dilakukan terhadap kepemimpinan Bupati Agam H. Indra Catri, Dt. Malako Nan Putiah untuk memajukan pembangunan di daerah. Penilaian tersebut dalam rangka menuju penghargaan sebagai "Leadership Award" dari Kementerian Dalam Negeri Tahun 2017.

 

Bupati Agam, H. Indra Catri, Dt. Malako Nan Putiah merupakan salah satu dari 12 bupati di Indonesia yang masuk nominator penilaian pemberian penghargaan kepemimpinan daerah (Leadership Award) dari Kementerian Dalam Negeri Tahun 2017. Untuk kategori bupati, di Sumbar, Indra Catri satu-satunya bupati yang masuk nominasi, sementara untuk nominasi kota, Walikota Padang Mahyeldi, dan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

 

Saat melakukan observasi di lapangan, meskipun Bupati Agam Indra Catri tidak bisa hadir langsung dalam penilaian tersebut, karena ada kegiatan kedinasan di Lemhanas, Jakarta, para peserta dari responden tetap antusias untuk menyambut kedatangan tim penilai. Hadir pada kesempatan itu, elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, lembaga sosial kemasyarakatan, perguruan tinggi, pimpinan partai politik, Forkopimda plus, dan jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan para awak media.

 

Ketua Tim Penilai "Leadership Award", Robert Endi Jaweng, Rabu (18/10) di Lubukbasung mengatakan, tujuan melakukan penilaian karena Bupati Agam masuk dalam 12 besar nominasi kategori kabupaten sebagai penerima penghargaan Leadership Award tersebut.

 

Menurutnya, kriteria pemberian penghargaan kepemimpinan kepala daerah (Leadership Award) itu ada empat, yakni pertama sudah menduduki jabatan sebagai kepala daerah minimal empat tahun; ke-dua, pernah mendapat penghargaan dari lembaga-lembaga yang kredibel baik di dalam maupun luar negeri; ke-tiga, tidak tersangkut masalah hukum atau moral; dan ke-empat, mendapat sorotan positif dari media lokal dan nasional.

 

"Secara garis besar ada dua faktor yang dinilai dalam Leadership Award, yakni bagaimana kepemimpinan kepala daerah dengan birokrasinya dan bagaimana kepemimpinan sosialnya," jelasnya.

 

Ia menyebutkan, tahapan penilaian kali ini merupakan yang ke-dua, setelah dilakukan penilaian secara administrasi atau berupa data rekam jejak bupati, lampiran prestasi dan penghargaan yang pernah diraih, serta hubungan dengan awak media. 

 

Sementara itu, Bupati Agam diwakili Sekretaris Daerah Drs. H. Martias Wanto, MM Dt. Maruhun mengatakan, apresiasi Pemerintah Pusat kepada Bupati Agam karena telah dipercayai sebagai salah satu nominator kepala daerah terbaik.

 

Menurutnya, keberhasilan prestasi demi prestasi yang diraih pemerintah maupun sosok Indra Catri sebagai Bupati Agam, tidak lepas dari dukungan dan dedikasi dari banyak pihak, yang secara bersatu padu menyamakan persepsi demi kemajuan pembangunan daerah.

 

Ketua Tim Penilai saat meminta keterangan kepada kuesioner Pimpinan DPRD Kab. Agam Suharman Terkait Kepemimpinan Bupati Indra Catri Terlihat Antusias Kehadiran

 

Masyarakat sebagai Responden

"Ini menunjukkan kita lebih dahulu selangkah dari daerah lain. Maka kita pertahankan prestasi ini. Tim penilai bisa melihat secara proresional dan porposional, bahwa tidak hadir pun bupati, antusias dan semangat masyarakat terlihat dari kehadirannya. Kita yakin, responden bisa menilai secara objektif dan sesuai sebenarnya," kata Sekda.

Pandangan Responden Terhadap Bagaimana Kepemimpinan Indra Catri..??

Dalam sesi tanya jawab antara tim penilai dengan kuesinoer, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Agam Suharman, mengatakan yang paling dominan dari sosok Indra Catri adalah, sosok penyayang, diibaratkan seperti sosok bapak bagi anak-anaknya.

 

"Tidak hanya itu, yang saya kagumi beliau pintar nyanyi. Lagu yang diciptakan juga berisi tentang program-program unggulannya. Seperti lagu Agam Menyemai. Terkait hal komunikasi yang dibangun Indra Catri dengan kita di lembaga legislatif cukup baik. Beliau orangnya tegas dan memiliki prinsip yang kuat terhadap apa yang telah dirumuskan dan memerhatikan peraturan perundang-undangan. 

 

Yang saya saluti dari Indra Catri, apabila terjadi dinamika politik di DPRD, beliau bisa menyelesaikannya karena kepintaran mengambil ending, seperti mendekati secara kekeluargaan atau kakak beradik," katanya.

 

Hal senada juga disampaikan Ketua LKAAM Kabupaten Agam, Yul Arnis. Ia menilai ada tiga karakteristik ciri-ciri yang dilihat dari sosok Indra Catri. Yaitu, pertama apa yang disarankan diterima, ditelaah, dan dikerjakan. Beliau sangat peduli dengan agama dan adat, salah satu bukti konkrit adalah melalui Program Nagari Madani. 

 

"Bila bertemu dengan kami, yang selalu ditanya adalah apa inovasi yang telah dibuat?? Selalu menanyakan inovasi. Kami menilai beliau memang kepala daerah masa depan," terangnya.

 

Tokoh Agama, Zainul Arifin mengungkapkan, Indra Catri merupakan sosok pemimpin visioner. Belum terpikirkan oleh orang lain, beliau sudah memikirkan. Beliau sosok yang cerdas dan penyayang juga. Ketika turun lapangan, para ibu-ibu khususnya orang tua pada bergerumunan untuk bersalaman dan minta berfoto.

 

Bukti kepeduliannya terhadap agama, beliau selalu memenuhi undangan acara keagamaan, seperti acara BKMT dan mengadakan pertemuan dengan tokoh agama untuk berdiskusi bersama.

 

Hal yang sama juga ditanggapi dari beberapa pimpinan partai politik. Seperti Shafrizal dari Parpol PPP. Sebagai parpol yang tidak mendukung Indra Catri, pihaknya merasa kagum dan salut dengan kepiawaian Indra Catri dalam menjalani komunikasi dengan parpol. 

 

"Perbedaan pendapat wajar, yang tidak boleh itu saling menyakiti. Meskipun secara kepartaian tidak mendukung. Tapi beliau tidak ada dendam. Kita selalu melakukan komunikasi yang intens dengan beliau. Rasa menghormati yang tinggi terutama kepada senior. Itu jadi perhatian dan pelajaran bagi saya pribadi. 

 

Sosok Penyantun Sosok Penyayang dan Dekat

Ketua LSM Ganggam Solidaritas, Kenzu, juga menilai, sedikit unik dari kepemimpinan Indra Catri. Saya melihat beliau tidak terlalu proseduar. Semua urusan dipermudah, misalnya ada masalah atau laporan dari lapangan, beliau menanggapi dengan baik, cepat, memberikan saran dan masukan yang cerdas. Apabila dikonfirmasi beliau tidak mengindar dan sangat welcome sama semua orang. Tidak sungkan-sungkan untuk mengangkat telfon langsung tanpa melalui ajudan. 

 

Dari jajaran Kepolisian, Markani, Kasat Intel Polres Agam mengatakan, untuk hubungan komunikasi dengan kelembagaan sudah berjalan dengan baik. Namun, perlu lagi peningkatan dan perbaikan lagi. Seperti penanganan konflik. Kita berharap apa yang sudah terbangun dengan baik ke depannya bisa lebih baik lagi.

 

Sementara itu, dijajaran birokrasi. Tim penilai menanyakan Apa pandangan bapak/ibu terhadap gaya kepemimpinan beliau?

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Misran, mengakui bahwa sosok Indra Catri sebagai pemimpin ASN di lingkungan birokrasi adalah, bahwa Indra Catri selain sebagai atasan di bidang birokrasi, sosok Indra Catri bisa dijadikan sebagai sahabat. Artinya, disaat kami salah beliau langsung menegur. Tapi apabila kita jadikan beliau sebagai seorang ayah dari anak, apabila salah pun anak pasti sang ayah membela atau membenarkan anaknya, itulah bedanya Indra Catri di mata kami.

 

Beliau selalu bisa menempatkan diri sebagai atasan. Sebagai sahabat atau kawan beliau juga bercanda tawa dengan kita sepanjang itu sesuai dengan situasi dan kondisi waktu itu. Hal ini juga dikarenakan beliau juga seorang ninik mamak, jadi kedekatan beliau bisa dirasakan antara mamak dan kemenakan.

 

Senada juga disampaikan oleh, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana, Remiwati. Saat ditanya mengenai apakah, Indra Catri pernah meminta imbalan kepada Kepala OPD yang akan diberi jabatan??

 

Remiwati menyatakan dengan tegas, tidak. Beliau tidak pernah meminta apapun kepada kami atau memberi imbalan berupa materi kepada bupati kalau diberi jabatan. Malahan beliau meminta kita sendiri yang mengusulkan dan memilih jabatan apa yang kita mau sesuai dengan kemampuan dan bidang kita masing-masing. Pesan beliau adalah bekerjalah dengan cerdas.

 

Dalam hal melakukan koordinasi dan komunikasi dengan jajaran kepala OPD, Retmiwati menjelaskan, bahwa Indra Catri membuat grup di Whattapps. Grup itu dibuat dengan tujuan untuk mempermudah dalam memberikan informasi dengan pimpinan. Ada bersifat koordinasi dan intruksi dari pimpinan,Awak media, Miazuddin Wartawan Sumbarsatu.com menilai, sosok Indra Catri merupakan sosok yang peduli terhadap lingkungan dan masyarakatnya. Melalui program Agam Menyemainya, dari pengakuan masyarakat di lapangan, bahwa program tersebut sangat dirasakan dampaknya.

 

Pameo nan di laman untuak dimakan, nan diparak baok ka pakan diimplementasikan masyarakat, sehingga pendapatan ekonomi rumah tangga bisa bertambah. Terutama sekali berkurangnya pengeluaran masyarakat untuk keperluan sehari-hari.

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: