31 Agustus 2017

-

Temu Ramah dan Silaturrahmi dengan Perantau Palembayan ( Malaysia & Indonesia) dengan Tema “ Mampaharek Silaturahmi antaro rantau jo kampuang halaman”

-

Melepas Pawai Takbiran dalam Rangka Menyambut dan Memeriahkan Hari Raya Idul Adha 1438 H/2017 M

» jadwal kegiatan lainnya

Kamis, 19 Oktober 2017 / 28 Muharram 1439 H
Berita Detil

Kamis, 05/10/2017  18:58 WIB

Bupati Agam Lantik 31 Pejabat

Penandatanganan SK Pelantikan

Bupati Agam H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah, melantik dan mengukuhkan 31 orang pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas, di lingkungan Pemerintah Kabupaten Agam, di aula Kantor Bupati Agam, Kamis (5/10).

Dari jumlah pejabat yang dilantik, diantaranya enam orang pejabat Pimpinan Tinggi Pratama eselon IIb, 11 orang Pejabat Administrator eselon III, dan 14 orang pejabat pengawas eselon IV. Saat itu, penandatanganan SK pelantikan secara keseluruhan diwakili Drs. Yosefriawan, yang saat ini dilantik sebagai Asisten Hukum, Pemrintahan dan Politik Sekretariat Daerah Kabupaten Agam.

Pada kesempatan itu, Indra Catri mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru dilantik, semoga amanah yang diembankan dapat menumbuhkan motivasi, dan semangat baru untuk bekerja serta berkarya dengan lebih baik, penuh tanggung jawab dalam melaksankaan pengabdian untuk mewujudkan kemajuan, dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Agam.

"Melalui mutasi yang telah dilaksanakan sejak 30 Desember 2016, hingga 5 Oktober 2017, sudah 903 orang pejabat struktural yang dilantik," ujarnya.

Dikatakan bupati, momentum pelantikan itu menjadi langkah awal untuk memulai pelaksanaan tugas, dan memberikan segalanya yang terbaik kepada pemerintah daerah guna mendukung aktivitas pemerintah dalam menjalankan fungsinya.

"Namun perlu diingatkan, bahwa apa pun yang dilakukan, harus tetap terpadu, dan bersinergi untuk satu arah, dan tujuan yang sama yaitu, demi kepentingan pembangunan masyarakat daerah ini," ujar bupati menegaskan.

Bupati menuturkan, agar pejabat yang baru dilantik segera menginventarisir potensi, dan permasalahan yang ada pada unit kerja masing-masing. Mereka harus inovatif, antisipatif, keratif, solid, dan proaktif dalam melaksankaan tugas.

"Untuk itu, mari kita bersama-sama bergerak cepat mewujudkan berbagai program pembangunan diberbagai sektor di Kabupaten Agam, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan," ujarnya pula.

Bupati mengingatkan bahwa, apabila unit layanan tidak maksimal melaksanakan pelayanan, dapat dipastikan fungsi pembinaan, dan koordinasi tidak berjalan seperti yang diharapkan, pelaksanaan koordinasi, dan konsolidasi serta evaluasi, perlu dimatangkan untuk memaksimalkan kinerja.

Mengingat unit kerja tidak terlepas dari upaya untuk menggerakkan orang, atau lebih dikenal dengan memenej suatu organisasi, tentunya untuk melakukan itu, diperlukan seni memimpin yang baik, tegas, dan memberikan contoh. Untuk itu, diperlukan disiplin, dan komitmen yang kuat untuk bersinergi dalam mencapai tujuan organisasi.

Lebih lanjut bupati mengungkapkan, pejabat yang baru dilantik agar memperkaya diri dengan pengetahuan, dan keterampilan. Ini karena menyangkut dengan kemampuan dalam komunikasi serta informasi, termasuk dalam pengendalian pekerjaan itu sendiri, bahwa semakin baik pengetahuan, dan penataan dalam bekerja, maka dengan sendirinya akan semakin baik pencapaian kinerja di lingkungan OPD itu sendiri.

Disamping itu, ada tujuh pesan yang disampaikan bupati kepada pejabat baru dilantik, pertama, agar senantiasa menjaga, dan mempertahankan integritas, loyalitas serta komitmen terhadap tugas, dan tanggungjawab. Ke dua, Selalu disiplin, dan taat terhadap ketentuan, dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, agar kondisi nyaman dapat diciptakan dalam bekerja.

Ke tiga, bekerjalah secara iklas, dan santun, jauhkan dari perbuatan fitnah, prasangka buruk, agar kita semua dapat bersilaturahmi secara bermartabat. Ke empat, menciptakan, dan mendorong terjadinya interaksi, keselarasan atau sinergi, dan kerjasama yang kondusif. Ke lima, selalu konsisten untuk menunjukkan perilaku sebagai sorang pemimpin yang beretika. Ke enam, selalu memobilitasi staf dalam menjalankan tugas dengan menggunakan logika, dan gaya interpersonal. Ke tujuh, selalu meningkatkan pengetahuan, dan peka terhadap lingkungan agar dalam melaksankan tugas-tugas dapat mendorong cara kerja baru yang inovatif dan kreatif. 

 

Sumber : Bagian Humas Setda Agam

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: