Selasa, 20 Februari 2018 / 4 Jumadil Akhir 1439 H
Berita Detil

Selasa, 19/09/2017  10:50 WIB

Nagari Bukik Batabuah Menjadi Nagari Madani Terbaik 2017 Tingkat Kabupaten Agam

Nagari Bukik Batabuah, Kecamatan Canduang, menjadi Nagari Madani terbaik pada 2017 tingkat Kabupaten Agam, dengan memperoleh nilai 130, dan berada pada level III. Ini ditentukan setelah melalui proses penilaian yang dilakukan tim evaluasi beberapa waktu lalu.

 

"Setelah Nagari Bukik Batabuah, disusul Nagari Sungai Pua, Kecamatan Sungai Pua sebagai terbaik II, dengan nilai 129, yang berada pada level III, dan Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang terbaik III, dengan nilai 125, berada pada level III," ujar Sekretaris DPMN Agam, Gusri Noval, di Lubuk Basung, Senin (18/9).

 

Dikatakannya, 82 nagari yang ada di Agam sudah menjadi Nagari Madani. Menurut rencana  akan dilaunching dalam waktu dekat, oleh Bupati Agam H. Indra Catri, Dt. Malako Nan Putiah, di halaman kantor bupati.

 

Dari jumlah nagari yang ada, 38 nagari level I, 28 nagari level II, dan level III 16 nagari.

Kriteria penilaiannya adalah, pertama pendidikan informal terutama Al-Quran, seperti membaca, pahami, amalkan, dan hafal; ke-dua, masjid atau surau sebagai sentra kehidupan sosial masyarakat; ke-tiga, terlaksananya perlindungan atas kampung dan anak nagari; ke-empat hidupnya semangat ukhuwah islamiyah, kekeluargaan dan gotong royong; ke-lima, adat, seni budaya, dan olahraga; ke-enam, peran lembaga dan ormas; ke-tujuh, kesalehan individu, dan sosial.

 

"Gerakan Nagari Madani tersebut merupakan program unggulan Pemerintah Kabupaten Agam, untuk menciptakan masyarakat nagari yang islami, berperadaban tinggi, dan maju, yang berbasiskan pada nilai-nilai, norma-norma hukum, dan moral adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah, syarak mangato adat mamakai," ujarnya pula.

 

Ia menjelaskan, tahap penilaiannya mulai nilai 0 sampai 85 dikategorikan Nagari Madani level I, nilai 86 sampai 110 dikategorikan level II, nilai 111 sampai 130 dikategorikan level III, nilai 131 sampai 170 dikategorikan level IV, dan nilai 171 sampai 215 dikategorikan level V.

 

"Nagari Madani di Kabupaten Agam pada 2017 baru mencapai level III, dan diharapkan pada 2018 mengalami peningkatan, yang mana ditargetkan level I delapan nagari, level II 45 nagari, level III 21 nagari, dan level IV delapan nagari,” ujarnya berharap.

 

Gerakan tersebut diperkuat dengan Peraturan Bupati, di dalamnya tercantum pemerintah daerah melakukan pembinaan untuk menggerakkan gerakan Nagari Madani tersebut, sedangkan pemerintah nagari memrogramkan kegiatan untuk mendukung terlaksananya gerakan itu. 

 

Nagari yang mengalami peningkatan nilai, akan diberikan reward atau penghargaan. Bagi nagari yang tidak ada peningkatan atau penurunan nilai setiap tahunnya, akan dilakukan pengurangan Alokasi Dana Nagari (ADN) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten.

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: