31 Agustus 2017

-

Temu Ramah dan Silaturrahmi dengan Perantau Palembayan ( Malaysia & Indonesia) dengan Tema “ Mampaharek Silaturahmi antaro rantau jo kampuang halaman”

-

Melepas Pawai Takbiran dalam Rangka Menyambut dan Memeriahkan Hari Raya Idul Adha 1438 H/2017 M

» jadwal kegiatan lainnya

Sabtu, 18 November 2017 / 28 Safar 1439 H
Berita Detil

Senin, 04/09/2017  09:50 WIB

Akhirnya Nagari Gadut Miliki Wali Nagari Definitif

AkhirnyaNagariGadutMilikiWaliNagariDefinitif

Akhirnya Nagari Gadut, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, memiliki wali nagari definitif, setelah hampir 3,5 tahun dipimpin pejabat sementara. Pemilihan wali nagari serentak secara e-voting beberapa pekan lalu, mengantarkan Masferiedi memimpin nagari itu untuk enam tahun ke depan.

 

Masferiedi, bersama wali nagari terpilih lainnya, telah  dilantik iBupati Agam H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah, di GOR Padang Baru Lubuk Basung, Jum'at (25/8), dan serah terima jabatan dari pejabat lama ke yang baru, di Nagari Gadut, Minggu (3/9).

 

Sertijab yang dilakukan itu sangat istimewa. Pasalnya, alek nagari tersebut ikut dihadiri bupati Agam, kepala OPD, masyarakat, bahkan yang spesialnya lagi dihadiri mantan bupati Agam, dan sekaligus anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. H.  Aristo Munandar.

 

Pada kesempatan itu, tokoh masyarakat, Zamzami, Dt. Malano mengatakan, setelah hampir 3,5 tahun Nagari Gadut dipimpin pejabat sementara, dan akhirnya kini memiliki pemimpin baru, yang akan membangun nagari itu untuk enam tahun ke depan.

 

"Untuk itu, mari kita dukung wali nagari defenitif ini, untuk menjalankan tugasnya. Beliau tidak bisa bekerja sendiri, tanpa adanya dukungan masyarakat. Bahkan, selama dipimpin PJ, tentu tidak bisa memutuskan pengembangan Gadut dengan sempurna,," ujarnya mengajak.

Ia menyebutkan, saat pemilihan wali nagari beberapa pekan lalu, masyarakat Gadut memiliki pilihan masing-masing, sehingga terpilihnya wali nagari baru dari lima orang yang ikut mencalonkan diri, dengan beragam visi dan misi. Siapa yang terpilih, itulah wali nagari yang harus didukung untuk pembangunan nagari ke depannya, jangan sampai masyarakat terpecah.

 

"Gadut berdekatan dengan kota, tentu banyak permasalahan yang akan timbul. salahsatunya masalah tanah dan perbatasan. Mudah-mudahan dengan dukungan kita semua, tidak pecah niat untuk mewujudkan nagari madani, aman, dan makmur," kata Zamzami.

 

Lebih lanjut, ia mengucapkan terima kasih kepada PJ walinagari, Ifradi, yang telah memberikan yang terbaik untuk Nagari Gadut selama ini. Semoga apa yang diperbuat selama ini akan menjadi amal baginya. Ia mengucapkan selamat kepada Masferiedi, yang telah terpilih menjadi pemimpin Gadut untuk enam tahun ke depan.

 

Pada kesempatan yang sama, Bupati Agam H. Indra Catri, Dt. Malako Nan Putiah mengatakan, walau hampir 3,5 tahun Nagari Gadut dipimpin pejabat sementara, tapi Gadut masih bisa memberikan yang terbaik, yang telah berhasil menorehkan prestasi. Salah satunya prestasi di bidang Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) tingkat Provinsi Sumatera Barat.

 

"Selama Nagari Gadut dipimpin pejabat sementara, roda pemerintahan di Gadut tetap berjalan maksimal. Dengan wali nagari baru lebih berkembang lagi hendaknya pembangunan di nagari ini," ujarnya.

 

Bupati mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, yang telah melakukan pemilihan wali nagari.

 

"Kita sudah sepakat, siapa yang terpilih dalam Pilwana, maka dia lah menjadi pemimpin nagari. Untuk itu, mari dipelihara, didukung, kok senteang samo dibilai, kok kurang samo ditukuak. Banyak hal yang bisa dilaksanakan untuk enam tahun kedepan, susun rencana kerja, rundingkan dengan Bamus untuk kemajuan nagari. Di samping dipilih masyarakat, wali nagari juga merupakan bagian dari pemerintahan, sebagai pemimpin nagari," ujarnya, bertegas-tegas.

 

Namun bupati selalu mengingatkan, agar wali nagari dapat mengelola dana desa dengan baik, dan bisa dipertanggungjawabkan. Di samping itu, wali nagari harus menjaga stamina, karena enam tahun tidaklah sebentar untuk menjadi seorang pemimpin. Kurangi beban, harus bisa memilah mana yang harus dikerjakan dan mana yang tidak. Perbanyak silaturahim, tingkatkan ilmu kepemimpinan, permudah urusan masyarakat, dan buat sesuatu yang bisa dibanggakan anak nagari.

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: