31 Agustus 2017

-

Temu Ramah dan Silaturrahmi dengan Perantau Palembayan ( Malaysia & Indonesia) dengan Tema “ Mampaharek Silaturahmi antaro rantau jo kampuang halaman”

-

Melepas Pawai Takbiran dalam Rangka Menyambut dan Memeriahkan Hari Raya Idul Adha 1438 H/2017 M

» jadwal kegiatan lainnya

Kamis, 23 November 2017 / 4 Rabiul Awwal 1439 H
Berita Detil

Rabu, 23/08/2017  10:31 WIB

Pemakaian Alat Pemadam Kebakaran Disosialisasikan Ke Karyawan Puskesmas Manggopoh

PemakaianAlatPemadamKebakaranDisosialisasikan.jpg

TIM Satgas Pemadam Kebakaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Agam, kembali menyosialisasikan dan menyimulasikan pemakaian alat pemadam kebakaran kepada tenaga medis dan karyawan Puskesmas Manggopoh, sebagai pengetahuan keterampilan khusus, sekaligus persiapan meningkatkan kinerja para petugas kesehatan, Selasa (22/8) di Nagari Manggopoh Kecamatan Lubuk Basung.

Kabid Damkar Yunaidi.S,S.Pd.M.Pd, saat memberikan arahan di hadapan peserta, mengingatkan kepada seluruh warga puskesmas untuk selalu waspada terhadap bahaya api yang menyebabkan kebakaran.

Pihak Puskesmas diminta untuk dapat memakai alat pemadam api yang ada, baik memakai Alat Pemadam Api Ringan (APAR), dan Alat Pemadam Api Tradisional (APAT), di setiap ruangan yang ada.

“Jadikan sosialisasi sebagai kegiatan pengetahuan dan keterampilan para medis dalam pencegahan awal. Bila terjadi percikan api di setiap lini, segera dicegah dan segera dipadamkan oleh petugas yang ada. sementara itu dilaporkan juga kepada petugas pemadam kebakaran posko terdekat,” ujarnya.

Kabid Damkar, Yunaidi.S, mewakili Kasat Pol-PP dan Damkar Agam, juga meminta seluruh masyarakat untuk terus mencek beberapa hal dalam rumah tangga dan kantor, yang rasanya mengganggu dengan adanya percikan api. Api kecil sangat berguna dan menjadi kawan dan bila api itu besar menjadi lawan.

“Garda terdepan dalam setiap masalah kebakaran di kantor dan di puskesmas adalah bapak-bapak dan ibu, petugas kesehatan dan scurity. Hendaknya setiap staf puskesmas dapat mencermati dan jadikan kegiatan preventif. ikuti pelatihan dan simulasi dengan baik,” ujarnya berharap.

Selain itu, Kabid Damkar juga mengingatkan kepada setiap petugas kesehatan untuk menjaga keamanan lingkungan sekitar, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap api.

Kepala Puskesmas Manggapoh Ns. Lidia Irawati,S.Kes, dalam kata pengantar saat sosialisasi menyampaikan terima kasih kepada pihak Damkar Agam, yang telah memberi pembekalan kepada seluruh tenaga medis dan karyawan Puskesmas, yang berkekuatan 41 orang, telah memiliki keterampilan dan keberanian memakai alat pemadam APAR dan APAT secara teori, dan dilanjutkan praktek memadamkan api.

Tujuan pelaksanaan simulasi dan sosialisasi pemakaian alat pemadan, selain untuk keterampilan para medis dan pegawai, juga sebagai bahan penilaian akreditasi puskesmas dalam waktu dekat.

“Kita punya alat pemadam tetapi belum dan tidak bisa menggunakannya,” kata Lidia Irawati.
Selama sosialisasi dan simulasi pemakaian alat pemadam kebakaran, peserta cukup aktif menanyakan tentang penggunaan APAR dan APAT, serta memperagakan slang tabung gas yang bocor dan mengeluarkan percikan api, serta cara mengatasinya. Hal ini diperagakan serta dicobakan oleh peserta mematikannya, atau membuka slang regulator tabung gas bila terjadi kebocoran dan mengeluarkan api.

Materi sosialisasi dan simulasi pemakaian alat pemadam kebakaran disajikan tim bersama Kabid Damkar, Yunaidi.S, Kasi Pencegahan dan Penyuluhan Armen, Danru Syamsuar dan Satgas Hendri Saputra, Fery Dunda.

Selesai pemberian teori peserta langsung mencobakan praktek memadamkan api secara darurat, pemakaian APAR dan slang regulator tabung gas.

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: