31 Agustus 2017

-

Temu Ramah dan Silaturrahmi dengan Perantau Palembayan ( Malaysia & Indonesia) dengan Tema “ Mampaharek Silaturahmi antaro rantau jo kampuang halaman”

-

Melepas Pawai Takbiran dalam Rangka Menyambut dan Memeriahkan Hari Raya Idul Adha 1438 H/2017 M

» jadwal kegiatan lainnya

Selasa, 17 Oktober 2017 / 26 Muharram 1439 H
Berita Detil

Selasa, 20/06/2017  12:33 WIB

Pemkab Agam Salurkan 2.200 Voucher Pabukoan

PemkabAgamSalurkan2.200VoucherPabukoan.jpg

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindag Kop UMKM) menyalurkan 2.200 voucher pabukoan kepada 440 keluarga kurang mampu yang tersebar di beberapa titik.

 

Penyaluran sudah berlangsung sejak Sabtu (17/6) di Kampuang Pinang, Kecamatan Lubuk Basung sebanyak 300 voucher untuk 60 orang, Batu Kambing Kecamatan Ampek Nagari 350 voucher untuk 70 orang dan Palembayan 375 voucher untuk 75 orang.

 

Selanjutnya, Minggu (18/6) di Baso dibagikan 500 voucher untuk 100 orang, Kubang Putiah Kecamatan Banuhampu 350 voucher untuk 70 orang dan Lawang Kecamatan Matur 325 voucher untuk 65 orang.

 

“Setiap penerima mendapatkan lima voucher, di mana satu voucher seharga Rp10.000. Dari jumlah voucher yang diserahkan itu dengan total Rp22 juta,” ujarnya menjelaskan.

Bupati Agam H. Indra Catri, Dt Malako Nan Putiah di sela penyerahan voucher menyebutkan, voucher hanya boleh diperuntukkan membeli pabukoan di pasar pabukoan terdekat di lingkungan mereka tinggal, tidak boleh digunakan untuk membeli keperluan lain.

 

“Voucher hanya berlaku mulai dari diserahkan sampai malam takbiran,” ujar Bupati

Bupati menjelaskan, warga membeli pabukoan cukup menyerahkan voucher kepada pedagang. Kemudian, pedagang menukarkan voucher tersebut dengan uang seharga voucher itu ke kantor wali nagari setempat.

 

“Tujuan kita menyerahkan voucher, di samping penghargaan kepada pemenang pasar pabukoan, adalah untuk membekali keluarga kurang mampu, supaya mereka juga mencicipi pabukoan seperti warga lainnya. Sengaja tidak berupa uang, karena dikhawatirkan nanti warga menyalahgunakannya,” ujar bupati menjelaskan.

 

Menurut Aryati, kegiatan itu akan terus dilaksanakan supaya keluarga kurang mampu terbantu. Namun, untuk penerimaan akan ditukar setiap tahunnya. “Beda dengan pemenang pasar pabukoan, setiap pemenang warga sekitarnya yang kurang mampu akan di berikan voucer,” ulas Aryati.

 

Ia menjelaskan, pasar pabukoan yang menang lomba tingkat kabupaten yaitu Pasar pabukoan Kubang Putiah, Kecamatan Banuhampu sebagai juara I yang sudah tiga kali berturut-turut, juara II Pasar Pabukoan Baso, dan juara III pasar pabukoan Lawang, Kecamatan Matur.

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: