31 Agustus 2017

-

Temu Ramah dan Silaturrahmi dengan Perantau Palembayan ( Malaysia & Indonesia) dengan Tema “ Mampaharek Silaturahmi antaro rantau jo kampuang halaman”

-

Melepas Pawai Takbiran dalam Rangka Menyambut dan Memeriahkan Hari Raya Idul Adha 1438 H/2017 M

» jadwal kegiatan lainnya

Senin, 11 Desember 2017 / 22 Rabiul Awwal 1439 H
Berita Detil

Senin, 19/06/2017  14:23 WIB

Nagari Kamang Nagari Pejuang

NagariKamangNagariPejuang

Nagari Kamang, Negeri Pejuang. Di nagari ini, pahlawan Minangkabau bertumbangan menghadapi serangan penjajah Belanda.

 

Nagari Kamang, Kamang Darussalam, Nagari Syuhada. Nagari yang terletak di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, itu memang tak bisa lepas dari peristiwa-peristiwa melawan kolonialis Belanda. Dimulai dari Perang Paderi pada 1821, Perang Kamang pada 15-16 Juni 1908, dan Pemberontakan Kamang pada 1926.

 

Perang Kamang merupakan suatu peristiwa heroik dan patriotik yang telah dicatat dengan tinta emas dalam lembaran sejarah Republik Indonesia.

 

Perang Kamang sesungguhnya merupakan perlawanan rakyat Sumatera Barat sebagai bentuk penentangan terhadap penerapan pajak kepada masyarakat oleh pemerintah kolonial Belanda. 

 

Meskipun waktu berjalan semakin jauh meninggalkan masa periode perjuangan tersebut, sedikitpun kita tidak boleh lupa sejarah Perang Kamang, dan terus diperlihara dan wariskan dari generasi ke generasi, salah satunya adalah dengan memperingati setiap tahunnya.

 

"Marilah peringatan Perang Kamang ini kita jadikan sebagai titik balik untuk mengukur sejauhmana kita memaknai nilai-nilai dan semangat pejuang Perang Kamang. Kita jadikan sebagai modal dan motivasi untuk menata kehidupan yang lebih baik," kata Wakil Bupati Agam H. Trinda Farhan Satria, Dt. Tumangguang Putiah saat memimpin Upacara Peringatan Perang Kamang ke-109 tahun 2017, Kamis (15/6) di Halaman Kantor Camat Kamang Magek.

 

Menurut Wakil Bupati, peristiwa Perang Kamang memberikan pelajaran bagi rakyat Kamang untuk bisa bersatu dan menjalin kebersamaan diantara ke tiga nagari di Kecamatan Kamang Magek, yaitu Nagari Kamang Mudiak, Kamang Hilia dan Kamang Magek.

 

"Melalui peringatakan Perang Kamang ini kita berdayakan potensi nagai untuk kemajuan Kamang Magek berbasis ekonomi, mandiri, berakhlak Islami sebagai wujud Agam Madani," jelas wabup. 

 

Usai pelaksanaan upacara, Wakil Bupati bersama rombongan Forkopimda Plus berziarah ke makam Pahlawan Perang Kamang di Kamang Mudiak, Kamang Hilia dan Magek.

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: