31 Agustus 2017

-

Temu Ramah dan Silaturrahmi dengan Perantau Palembayan ( Malaysia & Indonesia) dengan Tema “ Mampaharek Silaturahmi antaro rantau jo kampuang halaman”

-

Melepas Pawai Takbiran dalam Rangka Menyambut dan Memeriahkan Hari Raya Idul Adha 1438 H/2017 M

» jadwal kegiatan lainnya

Jum'at, 24 November 2017 / 5 Rabiul Awwal 1439 H
Berita Detil

Senin, 19/06/2017  13:58 WIB

Tim Penilai Satyalancana Pembangunan Koperasi Nilai Koperasi UMKM Agam

TimPenilaiSatyalancanaPembangunanKoperasiNilaiKoperasiUMKMAgam

Perhatian dan Kepedulian Bupati Agam H. Indra Catri, Dt. Malako Nan Putiah dalam membangun dan mengembangkan Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat. Hal ini ditandai adanya kunjungan Tim Penilai dari pemerintah pusat sebagai calon penerima Satya Lencana Pembangunan dari Presiden Republik Indonesia.

 

"Kedatangan kami ke sini untuk sinkronisasi, dan verifikasi, serta pengecekan lapangan mengenai kemajuan koperasi dan UMKM di bawah kepemimpinan Bupati Indra Catri," kata Ketua Tim Penilai Verifikasi Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan Koperasi dan UKM, Niwayan Sumiarti, Rabu (14/6) di aula kantor bupati Agam, Lubukbasung.

 

Menurutnya, sinkronisasi dan verifikasi data tersebut diperlukan untuk melihat langsung perkembangan kemajuan koperasi dan UMKM, sesuai dengan bahan dan data yang diterima Panitia Pusat. 

 

Ia menilai Bupati Indra Catri sangat berjasa dengan  peningkatan koperasi dan berhasil memotivasi masyarakat untuk bersama-sama membangun koperasi, untuk kesejahteraan masyarakat.

 

"Cek lapangan di Tiku, saya melihat ada KUD yang memiliki mesjid yang megah senilai miliaran rupiah. Ini baru pertama kali saya temui di Indonesia. Tentunya ini menjadi nilai plus tersendiri," terangnya menjelaskan.

 

Selain itu ia menilai, bupati dua periode itu, juga berhasil dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik, dan telah maju dalam segi infrastruktur dan ekonomi kerakyatan, yang memacu pertumbuhan ekonomi. Baik dari segi pengelolaan keuangan daerah, ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, pemberdayaan masyarakat serta masih banyak lagi.

 

Sebelum itu, Bupati Indra Catri yang diwakili Wakil Bupati Trinda Farhan Satria, Dt. Tumangguang Putiah dalam eksposnya mengatakan, bahwa koperasi dan UMKM merupakan prioritas utama pembangunan RPJMD 2016-2021, diantaranya meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi sumber daya daerah berbasis pemberdayaan masyarakat yang kreatif dan inovatif.

 

Kemudian, meningkatkan daya saing ekonomi daerah melalui pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, berkelanjutan dan berkeadilan serta meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur fisik, ekonomi dan sosial.

 

"Salah satu bentuk komitmennya, kita memasukkan tiga misi koperasi dan UMKM dari tujuh misi RPJMD 2016-2021," kata wabup memaparkan.

 

Menurut Trinda Farhan,  kiat Bupati Indra Catri dalam menumbuhkembangkan koperasi di daerahnya dimulai melibatkan dirinya menjadi anggota aktif di sejumlah koperasi. Alasannya agar memotivasi masyarakat memanfaatkan koperasi dalam kehidupan sehari-hari.

 

Ditambahkannya bahwa inovasi yang dilakukannya adalah mengaktifkan koperasi yang tidak aktif.  Dimana koperasi-koperasi yang telah berbadan hukum, tapi telah mati suri diberi dorongan untuk mengaktifkan koperasi kembali dengan cara melakukan rapat dan pembinaan secara berjenjang ke kecamatan dan nagari.

 

"Alhamdulillah berkat kerja keras dan komitmen bupati seluruh stakeholder dan anggota koperasi, kita telah berhasil meraih beberapa penghargaan di tingkat nasional, salah satunya prestasi penghargaan tanda jasa bhakti koperasi dan UKM dari Menteri Koperasi dan UKM pada 2013 dan penghargaan Upakarti kategori jasa kepedulian pembinaan terhadap industri kecil dan menengah," jelas wabup saat membacakan laporan tertulis Bupati Indra Catri yang saat ini Bupati Indra Catri sedang melaksanakan Pendidikan Lemhannas.

 

Sementara itu, Kadis Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UMKM Agam, Aryati mengatakan saat ini terdapat 263 koperasi yang tersebar di 16 kecamatan dan setiap tahunnya sejak 2014 mengalami kenaikan yang signifikan, baik dari segi jumlah tenaga pengrajin maupun jumlah modal dan jumlah koperasi yang ada.

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: