31 Agustus 2017

-

Temu Ramah dan Silaturrahmi dengan Perantau Palembayan ( Malaysia & Indonesia) dengan Tema “ Mampaharek Silaturahmi antaro rantau jo kampuang halaman”

-

Melepas Pawai Takbiran dalam Rangka Menyambut dan Memeriahkan Hari Raya Idul Adha 1438 H/2017 M

» jadwal kegiatan lainnya

Sabtu, 18 November 2017 / 28 Safar 1439 H
Berita Detil

Jumat, 19/05/2017  16:09 WIB

Merokok Turunkan Derajat Kesehatan

MerokokTurunkanDerajatKesehatan

Merokok merupakan suatu masalah sosial yang sangat erat kaitannya dengan kehidupan masyarakat, baik Kabupaten Agam, Sumatera Barat, bahkan Indonesia. Di satu sisi rokok sebagai sektor perekonomian, namun disisi lain salah satu sumber penyakit bagi masyarakat.

 

Namun lebih disayangkan lagi, perokok lebih cenderung terhadap anak-anak, remaja, bahkan perempuan juga ikut menghisap bahan yang membahayakan kesehatannya sendiri, bahkan orang sekitarnya.

 

Menyikapi hal tersebut, Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dalduk KB PP dan PA) Kabupaten Agam menggencarkan sosialisasi untuk mengajak masyarakat meningkatkan derajat kesehatan, dan pengetahuan terhadap bahaya merokok.

 

Kepala Dalduk KB PP dan PA Kabupaten Agam Hj. Retmiwati, Kamis (18/5) mengungkapkan, yang rentan terpengaruh merokok adalah anak-anak, remaja, sehingga menimbulkan dampak buruk terhadap dirinya, bahkan orang yang berada di sekitarnya.

 

“Tidak perokok aktif saja yang kesehatannya terancam, tetapi orang yang berada sekitarnya, yang tidak sengaja menghirup memiliki resiko lebih besar terhadap pernafasan dibandingkan perokok aktif,” ujarnya.

 

Menurutnya, hingga saat ini, bukan hanya kaum pria yang menikmati kebiasaan menghisap gulungan tembakau tersebut, namun kaum wanita juga terlibat dalam hal itu.

 

"Untuk itu, kita lebih menggiatkan sosialisasi ini kepada masyarakat, agar kesehatan mereka lebih terjaga," ujarnya lagi.

 

Sosialisasi dimaksud digelar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Air Mata Ibu Nagari Padang Lua, Kecamatan Banuhampu, yang dilaksanakan pada Kamis (18/5) untuk tiga angkatan.

Masing-masing angkatan peserta sosialisasi berjumlah 35 orang untuk dua PKBM yang direncanakan digelar pada dua kecamatan. Pesertanya merupakan siswa-siswi yang mengikuti pelajaran non formal pada PKBM yang mengikuti paket A, B dan C, yang memiliki murid sebanyak 500 orang. "Mereka ini lebih rentan, labil dan mudah terpengaruh terhadap lingkungannya karena kecanduan merokok," tuturnya

 

"Mudah-mudahan dengan sosialisasi ini, kesadaran masyarakat tentang bahaya merokok dan lebih meningkat," ujarnya berharap.

 

Narasumber dalam hal ini dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat, yaitu Dr. dr. Iren, MPH, dan Neny Andriani, M. Psi Psikolog dari RSJ Prof. Dr. HB Sa'anin Padang.

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: