31 Agustus 2017

-

Temu Ramah dan Silaturrahmi dengan Perantau Palembayan ( Malaysia & Indonesia) dengan Tema “ Mampaharek Silaturahmi antaro rantau jo kampuang halaman”

-

Melepas Pawai Takbiran dalam Rangka Menyambut dan Memeriahkan Hari Raya Idul Adha 1438 H/2017 M

» jadwal kegiatan lainnya

Kamis, 19 Oktober 2017 / 28 Muharram 1439 H
Berita Detil

Jumat, 21/04/2017  12:43 WIB

250 Glider Ikuti TROI Lomba Paralayang Internasional

250GliderIkutiTROILombaParalayangInternasional.jpg

Sebanyak 250 glider akan mengikuti Paragliding Trip Of Indonesia (TROI) Lomba Paralayang Internasional, yang digelar di Objek Wisata Puncak Lawang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada 5 sampai 8 Mei 2017. Iven itu direncanakan dibuka Wakil Gubernur Sumatera Barat Drs. H. Nasrul Abit.

 

"Ke 250 peserta paralayang ini berasal dari  Sumatera Barat, Jawa dan mancanegara." kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Agam, Hadi Suryadi pada rapat persiapan iven tersebut  di aula Dinas Kesehatan Kabupaten Agam, Selasa (18/4). 

 

"Ivent Trip Of Indonesia yang digelar di Puncak Lawang ini merupakan yang kedua dilaksanakan di Indonesia, yang pertama dilaksanakan di Majalengka, Jawa Barat." katanya.

 

Kegiatan ini berdasarkan surat FASI dan PGPI Pusat nomor: 003/FASI/Bid-Para/I/2017 tanggal 17 Januari 2017, perihal Penunjukan Daerah Pelaksana TROI 2017, dan surat Kementerian Pemuda dan Olahraga Nomor 0117/D.III/3/2017,  tanggal 29 Maret 2017, tentang Penyelenggaraan Lomba Paragliding Trip Of Indonesia (TROI) 2017.

 

"Lomba ini akan mempertandingkan enam kategori," katanya.

 

Sementara itu, Kaunatelirga Lanut Sutan Sjahrir, Padang, Lettu Let Harri Hargadi, mengharapkan, peserta yang mengikuti ivent ini dapat diberikan asuransi jiwa, karena kegiatan AERO Sport ini sangat menantang, dan penuh bahaya.

 

"Kami juga mempersiapkan foto satelit terkait dengan kondisi cuaca tiga hari sebelum lomba digelar," katanya.

 

Pengurus Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) Sumbar Bidang Paralayang dan Gantole,  Jambur mengharapkan, Puncak Lawang  sebagai  lokasi take-off paralayang, bisa dikembangkan lagi karena di Sumatera Barat potensi yang bagus itu berada di Kabupaten Agam.

 

"Kita mengetahui setiap dilakukan ivent paralayang di Indonesia, glider Sumatera Barat selalu naik podium, dan ini menjadi perhatian oleh daerah lainnya di Indonesia" katanya. 

 

rapat persiapan itu dihadiri Staf Ahli Bupati Bidang Administrasi Mulyadi, Forkopimda, OPD Pemkab Agam, para camat, walinagari, dan undangan lainnya.

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: