31 Agustus 2017

-

Temu Ramah dan Silaturrahmi dengan Perantau Palembayan ( Malaysia & Indonesia) dengan Tema “ Mampaharek Silaturahmi antaro rantau jo kampuang halaman”

-

Melepas Pawai Takbiran dalam Rangka Menyambut dan Memeriahkan Hari Raya Idul Adha 1438 H/2017 M

» jadwal kegiatan lainnya

Selasa, 17 Oktober 2017 / 26 Muharram 1439 H
Berita Detil

Kamis, 13/04/2017  11:45 WIB

Bibit Tanaman Penghijauan Segera Dibagikan Di Salingka Danau Maninjau

Yayasan Hutan Lestari Indonesia (YHLI), dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) Sektor Pembangkit Bukittinggi, dalam waktu dekat akan menyalurkan 5.000 bibit alpokat kepada kelompok tani salingka Danau Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam.

 

Penyerahan bibit itu akan dilaksanakan, Selasa (18/4). menurut rencana diserahkan Bupati Agam H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah, dan pihak PT PLN (Persero) Sektor Pembangkit Bukittinggi secara simbolis, di Kantor Wali Nagari Tanjuang Sani,  seperti disampaikan Ketua YHLI Ardedi Tanjung, di Lubuk Basung, Rabu (12/4).

 

Ia mengatakan, 5.000 bibit yang akan di bagikan kepada Kelompok Tani Hutan Lestari Indonesia Nagari koto Kaciak, Keltan Harapan Bersama Nagari Tanjuang Sani, Keltan Tuah Saiyo Nagari Tanjuang Sani, Keltan Maju Bersama Leter W Nagari Tanjuang Sani, dan Keltan Banda Bacang.

 

“Pembagian Bibit tersebut merupakan tahap ke dua, di mana kegiatan ini sejalan dengan program Pemkab Agam, untuk menjaga kelestarian hutan, dan lingkungan hidup yang dilakukan secara berkesinambungan,” ujarnya.

 

Dikatakannya, pihak PT PLN Persero Sektor Pembangit Bukittinggi, sangat mendukung program Pemkab Agam untuk menjaga kelestarian hutan di salingka Danau Maninjau, bahkan pihak PT PLN ikut menyosialisasikan kepada masyarakat, agar ikut peduli terhadap lingkungan.

 

Ardedi mengatakan, kerja sama yang dilakukan YHLI dengan PT PLN Sektor Permbangkit Bukittinggi ini, berupaya bagaimana masyarakat salingka Danau Maninjau bisa mengalihkan usahanya dari KJA ke perkebunan yang produktif,  sehingga sumber-sumber air tetap terjaga dengan baik.

 

Lebih lanjut Ardedi mengungkapkan, dalam program penghijauan salingka Danau Maninjau tahap II ini, juga perlu melakukan survei ke nagari maupun ke jorong, untuk mengetahui jenis tanaman yang dibutuhkan masyarakat.

 

“Dan untuk tahap berikutnya, tentu kita tidak akan membagikan bibit yang sama, masih banyak bibit lain dibutuhkan masyarakat seperti bibit petai, jengkol, dan pala, sehingga penghijauan yang dilakukan bermanfaat bagi masyarakat tani untuk  meningkatkan perekonomian nya,” ujarnya mengakhiri.

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: