31 Agustus 2017

-

Temu Ramah dan Silaturrahmi dengan Perantau Palembayan ( Malaysia & Indonesia) dengan Tema “ Mampaharek Silaturahmi antaro rantau jo kampuang halaman”

-

Melepas Pawai Takbiran dalam Rangka Menyambut dan Memeriahkan Hari Raya Idul Adha 1438 H/2017 M

» jadwal kegiatan lainnya

Senin, 11 Desember 2017 / 22 Rabiul Awwal 1439 H
Berita Detil

Kamis, 13/04/2017  11:44 WIB

DPPKBP3A Agam Tekan Angka Kasus KDRT

DPPKBP3AAgamTekanAngkaKasusKDRT

Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Agam, terus berupaya menekan angka kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di daerah itu.

 

"Tahun 2016 terjadi kasus KDRT sebanyak 20 kasus. Angka ini termasuk tinggi, dan kita akan mengupayakan kasus itu bisa berkurang, bahkan  menghentikannya," kata Kepala DPPKBP3A, melalui Kabid Perlindungan Anak Desnawati, Rabu (12/4) di ruangan kerjanya.

 

Dikatakannya, dari jumlah kasus KDRT yang dihimpun, pada umumnya menimpa anak di bawah umur, dengan kasus seksual, bahkan pelakunya pun merupakan orang terdekat.

 

"Untuk mengatasi kasus tersebut, kita bekerjasama dengan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Siti Manggopoh Kabupaten Agam, serta berkoordinasi dengan OPD terkait dan Polres untuk mengusut kasus ke ranah hukum," ujarnya.

 

Ia mengungkapkan, pihaknya sebagai fasilitator untuk mengatasi kasus tersebut, jika masyarakat atau keluarga korban melapor, maka pihaknya akan segera mengusut kasus itu bersama perangkat terkait, dan memberikan pendampingan kepada korban untuk meredam tekanan yang di alaminya.

 

Menurutnya, jika tidak melakukan pendampingan, maka korban bisa terancam putus sekolah, bahkan stres dengan tekanan yang dialaminya, karena korbannya kebanyakan masih pelajar.

 

"Kita akan memperbanyak melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar kasus ini tidak lagi berkembang dalam rumah tangga," katanya.

 

Lebih lanjut Desnawati mengatakan, tahun 2017 masuk laporan KDRT sebanyak tiga kasus, dan itu sudah diproses ke ranah hukum di Polres Agam. "Mudah-mudahan kasus ini tidak lagi terjadi," ujarnya berharap

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: