Rabu, 18 Januari 2017 / 19 Rabiul Akhir 1438 H
Berita Detil

Jumat, 02/12/2016  10:30 WIB

Agam Jadi Pengembangan Komiditi Bawang Merah Di Sumbar

AgamJadiPengembanganKomiditiBawangMerahDiSumbar

Dinas Pertanian Tanaman Pangan Propinsi Sumatera Barat mendapat alokasi penambahan lahan komoditi bawang merah 6.653 hektare dari Kementerian Pertanian pada tahun 2017 nanti. Penambahan lahan tersebut diperuntukkan bagi daerah yang sebelumnya memang telah mengembangkan komoditi bawang, diantaranya Kabupaten Agam.

 

Hal ini disampaikan Kabid Hortikultura Dinas Pertanian Tanaman Pangan Sumbar Yustiadi. Lebih lanjut menurut Yustiadi " hal ini dilakukan sebagai upaya mengatasi fluktuasi harga dan memenuhi kebutuhan".

 

Menyikapi hal ini Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Kabupaten Agam Afdal Baidirus mengatakan Jumat (2/12)  "sebelum ini di beberapa kecamatan di Kabupaten Agam sudah kita terapkan pengembangan tanaman bawang ini seperti di Kecamatan Kamang Magek" ujarnya.

 

Hal ini dibenarkan Bakhrizal Kepala UPT BP4K2P Kecamatan Kamang Magek "petani Kamang Magek saat ini tergiur untuk berbudidaya bawang merah, pada Tahun 2016 sebanyak 5 Ha yang dilakukan di Kecamatan Kamang Magek  mendapat respon yang sangat signifikan dari para petani. Secara swadaya petani mampu mengembangkan  penanaman  tanaman bawang merah menjadi 10 Ha. Produksi bawang merah di Kecamatan Kamang Magek mampu mencapai 14 - 15 Ton/Ha.  Melihat peningkatan hasil yang diperoleh serta waktu yang pendek yakni 70-85 hari sudah menghasilkan, membuat petani mulai melirik sektor ini". Kata Bakhrizal.

 

"Tahun 2017 sebanyak 16 kelompok tani dengan luas lahan 21,5 Ha siap untuk menjadikan tanaman bawang merah sebagai komoditas unggulan, artinya Kamang Magek siap jadi pilot project pengembangan tanaman bawang merah", ujarnya menambahkan.

 

Sementara itu Camat Kamang Magek Drs. Surya Wendri mengapresiasi pengembangan tanaman bawang merah di wilayahnya karena  dinilai sangat berhasil membangkitkan gairah dan merubah pola pikir petani. 

 

"Kecamatan Kamang Magek siap menjadi pilot project tanaman bawang merah di Kabupaten Agam dan menjadi pemasok utama bawang merah untuk Kabupaten Agam khususnya dan Sumatera Barat umumnya. Ketersediaan bawang merah yang  melimpah di Kabupaten Agam diharapkan mampu menetralisir fluktuatif harga bawang merah yang dinilai tidak stabil" ujar Camat Kamang Magek.

 

Secara terpisah Bupati Agam Indra Catri meminta Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Agam untuk menganalisanya dan menjadikan bahan sosialisasi kepada masyarakat.

 

Bahkan secara khusus Bupati juga mengingatkan perlunya pendampingan oleh penyuluh kepada masyarakat.


"Penyuluh harus dampingi petani supaya penanaman berjalan dengan baik dan hasil panen juga terpelihara", tegasnya.

 Disajikan Oleh : Bagian Hubungan Masyarakat
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: