Minggu, 30 April 2017 / 3 Sya'ban 1438 H
Berita Detil

Rabu, 30/11/2016  14:42 WIB

Penyakit Tidak Menular Yang Mematikan Dipengaruhi Konsumsi Perilaku Pangan

Wakil Bupati (Wabup)  Agam Trinda Farhan Satria, mengatakan, penyakit tidak menular yang mematikan sangat dipengaruhi oleh perilaku konsumsi pangan dan aktivitas fisik yang kurang proporsional. Penyakit ini seperti stroke, jantung, kanker, daln lainnya tiap tahun selalu meningkat.

 

Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria saat membuka sosialisasi Gerakan Masyarakat (Germas) Hidup Sehat di aula Bappeda, Rabu (30/11).

 

Dikatakan Trinda, penyakit tidak menular pada saat ini cenderung terjadi pada kelompok usia yang lebih muda, padahal sebelumnya banyak menyerang kelompok lansia. Terjadinya peningkatan kasus penyakit tidak menular itu, menimbulkan biaya kesehatan yang sangat tinggi, kecacatan yang seiring dengan menurunnya produktivitas.

 

"Untuk menyikapai fenomena tersebut, Kementerian Kesehatan pada saat ini sedang menggiatkan program upaya promotif prefentif yang dikenal dengan Gerakan Masyarakat (Germas) hidup sehat", kata Trinda.

 

Dalam Germas Hidup Sehat, tercantum beberapa pesan utama, yaitu pertama melakukan aktifitas fisik setiap hari, makan sayur dan buah setiap hari dan pemeriksaan kesehatan dengan teratur.

 

Dikatakan Trinda, berkaitan dengan program Kemenkes itu, Pemerintah Kabupaten Agam menyambut baik dan telah memulai sejak lima tahun lalu, diantaranya melalui program Agam menyemai yang telah menyalurkan bantuan ribuan bermacam-macam bibit buah-buahan, bantuan ikan dan pembuatan kolam untuk masyarakat.

 

"Hal sudah dilakukan Pemkab Agam dan telah mulai merasakan dampaknya, dimana pada tahun 2015/2016 Agam merupakan daerah denagn Indeks Pembangunan Kesehatan Masyarakat (IPKM) tertinggi di Sumatera Barat", terang Trinda.

 

Walau demikian, Pemkab Agam tentu tidak boleh merasa puas dengan kondisi yang telah dicapai. Oleh karena itu, pelaksanaan sosialisasi germas hidup sehat ini bagi Pemkab Agam merupakan hal yang sangat bermanfaat untuk ditindak lanjuti secara konsisten.

 

Sosialisasi dilakukan bersama puskesmas se Kabupaten Agam dan masyarakat. Namun sosialisasi ini juga dihadiri pihak Kemenkes RI dan DPR RI.

 Disajikan Oleh : Bagian Hubungan Masyarakat
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: