26 Maret 2017

-

Menghadiri Acara Gerakan Ekonomi Budaya Minang (GEBU Minang) dalam rangkat Memperingati HUT IKMR Duri Mandau ke 17 Thn

-

Menghadiri Acara Pagelaran Sumarak Tradisi Pandeka Nagari Kamang Mudiak

-

Membuka Acara Khatam Al-Qur’an MDTA Plus SDN 27 Gadut

» jadwal kegiatan lainnya

Jum'at, 31 Maret 2017 / 3 Rajab 1438 H
Berita Detil

Kamis, 24/11/2016  21:09 WIB

Pemkab Agam Targetkan 2017 Pendistribusian LPG Merata

PemkabAgamTargetkan2017PendistribusianLPGMerata

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Sumatera Barat, menargetkan pada 2017 pendistribusian liquified petroleum gas (LPG) tiga kilogram diupayakan merata di 16 kecamatan.

 

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi UMKM Perindustrian dan Perdagangan Agam, Muhammad Abril di Lubuk Basung, Kamis, untuk mencapai target ini, pihaknya akan memindahkan pangkalan yang berlebih ke kecamatan yang kurang dan kuota LPG tiga kilogram yang kurang di kecamatan akan ditambah.

"Kita akan menyurati Kementerian ESDM agar menambah kuota pada 2017," katanya.

 

Ia mengatakan, saat ini sebanyak enam dari 16 kecamatan di daerah itu surplus atau berlebih alokasi LPG tiga kilogram. yakni, Kecamatan Ampek Angkek sebanyak 16.594 tabung, Tilatang Kamang sebanyak 24.589 tabung, Kamang Magek sebanyak 457 tabung, Sungai Pua sebanyak 2.848 tabung, Banuhampu sebanyak 12.225 tabung dan Ampek Koto sebanyak 6.153 tabung.

 

Sementara itu, untuk ke 10 kecamatan yang masih kurang alokasi LPG tiga kilogram yakni, Kecamatan Baso sebanyak 7.085 tabung, Canduang sebanyak 6.223 tabung, Palupuh sebanyak 457 tabung. Lalu Malalak sebanyak 4.800 tabung, Matur sebanyak 4.307 tabung, Tanjung Mutiara sebanyak 7.281 tabung.

 

Selain itu, Tanjung Raya sebanyak 4.931 tabung, Palembayan sebanyak 13.555 tabung, Ampek Nagari sebanyak 6.754 tabung dan Lubuk Basung sebanyak 2.023 tabung.

 

Dengan tidak merata pendistribusian LPG tiga kilogram ini, maka LPG tiga kilogram menjadi langka dan harga tinggi di tingkat pengencer sebesar Rp22.000 sampai Rp25.000 per tabung. Sementara harga enceran tertinggi tingkat pangkalan hanya Rp18.000 per tabung.

 

Sementara itu, seorang pemilik warung di Perumnas di Lubuk Basung, Sam, menyambut baik apa yang dilaksanakan Pemkab Agam dalam melakukan pengawasan pangkalan resmi di wilayah ini.

 

"Kita menginginkan pangkalan dapat diatur dan diawasi penyalurannya sehingga harga LPG di pasaranpun tidak bervariasi dan tidak terjadi kelangkaan," harapnya.

Saat ini, dinas mencatat pada 2016 kuota LPG tiga kilogram Agam sebanyak 8.216.000 kilogram atau 2.738.667 tabung disalurkan oleh 10 agen ke 214 pangkalan yang tersebar di 16 kecamatan.

 Disajikan Oleh : Bagian Hubungan Masyarakat
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: