24 Mei 2017

-

Upacara Peringatan HUT Malalak ke 10 Tahun 2017

-

Rapat Umum Luar Biasa (RUPS ) Tahun Buku 2016

-

Menghadiri Acara Peluncuran dan Diskusi Buku In Memoriam 100 Seniman, Wartawan dan Budayawan Sumatera Barat Karya Nazif Basir

» jadwal kegiatan lainnya

Kamis, 29 Juni 2017 / 4 Syawwal 1438 H
Berita Detil

Kamis, 24/11/2016  09:57 WIB

Pemkab Agam Sosialisasi Indonesia Go Online

PemkabAgamSosialisasiIndonesiaGoOnline

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam, Sumatera Barat melaksanakan sosialisasi pemberdayaan masyarakat informasi menuju "Indonesia Go Online, 1 juta domain" bagi  50 orang pemilik Usaha Kecil Menengah (UKM) di daerah itu.

 

"Kita menginginkan para Usaha Kecil Menengah (UKM) sangat membutuhkan terobosan baru dalam pemasaran produknya lebih luas dengan memanfaatkan internet sebagai media promosi dan transaksi," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam, Hilman di Lubuk Basung. Dihadiri oleh Kasi Telekomunikasi dari Dishubkominfo Provinsi Sumbar Yeniarti di aula dua kantor Bupati Agam, Selasa(22/11).

 

Ia menjelaskan, pihaknya siap membantu para UKM untuk membuat website secara gratis sebagai tempat promosi, pemasaran produk dan transaksi secara online ini. 

 

"Kita menginginkan UKM dapat memanfaatkan potensi pasar yang besar ini semaksimal mungkin." katanya.

 

Kegiatan ini merupakan program Dishubkominfo Provinsi Sumbar bekerjasama dengan Dishubkominfo Kabupaten Agam. 

 

"Kegiatan yang dilaksanakan sehari ini menghadirkan utusan UKM se Kabupaten Agam dengan tema Indonesia Go Online 1 Juta Domain" ujarnya

 

Sementara itu, Kabid UMKM pada Disperindag Kabupaten Agam Jumriadi, guna meningkatkan jumlah pengusaha mikro kecil dan menengah untuk memiliki domain atau laman online sendiri dengan mengintensifkan sosialisasi melalui Forum Komunikasi UMKM di tingkat kabupaten dan kecamatan.

 

"Nanti, kami akan mencoba melalui Forum Komunikasi UMKM di kabupaten dan kecamatan agar bisa memanfaatkan program ini untuk membantu pemasaran produk agar lebih luas," katanya.

 

Sebelumnya, pihaknya juga telah memiliki UKM yang bergerak di bidang jilbab dan bukena telah mengunaka sistem online untuk pemasaran ini. Produk ini telah dipasarkan sampai ke Singapura, Brunai Darusalam dan Malaysia.

 

"Tentu ini harus diikuti dengan meningkatkan kualitas produk, higenis, memiliki sertifikasi, IRT dan lainnya," harapnya.

 Disajikan Oleh : Bagian Hubungan Masyarakat
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: