23 Februari 2017

-

Membuka Secara Resmi Sekaligus Mengukuhkan Pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kab. Agam

-

Pengukuhan Pengurus Forikan Periode Th. 2017 - 2019

» jadwal kegiatan lainnya

Kamis, 23 Februari 2017 / 26 Jumadil Awwal 1438 H
Berita Detil

Kamis, 24/11/2016  09:41 WIB

Wabup Agam Sampaikan Ranperda APBD 2017

Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria, menyampaikan jawaban bupati atas Pemandangan Umum Fraksi–fraksi DPRD setempat terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2017.

 

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Agam Marga Indra Putra didampingi Wakil Ketua Suharman dan Taslim. Dihadiri anggota DPRD serta unsur SKPD di lingkungan pemerintahan Kabupaten Agam di aula utama DPRD Agam, Senin (21/11)

 

Salah satu saran dan pandangan dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), bahwa perlunya pemerintah daerah melakukan terobosan baru yang inovatif dan kreatif untuk meningkatkan penerimaan PBB.

 

Dijawab oleh Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria mengatakan, perbaikan data melalui pendataan ulang, meningkatkan insentif pentugas pemungutan melalui peningkatan nominal biaya penyampaikan SPT dan pemberikan uang transpor pemungutan dan mempercepat menyelesaikan permasalahan dengan menunjuk koordinator lapangan yang dibagi menurut wilayah kerja 2 atau 3 kecamatan.

 

"Kita juga memberikan apresiasi kepada camat, walinagari dan walijorong yang berhasil merealisasikan target sesuai batas waktu yang ditetapkan," katanya.

 

Selain itu, dalam pandangan faraksi melihat perlunya pemerintah daerah memenuhi perintah peraturan perundang-undangan dalam menganggarkan dana pendidikan, kesehatan dan alokasi dana desa sehingga Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) yang disusun tidak cacat hukum.

 

Dikatakan wakil bupati, terkait dengan masalah bahwa porsi anggaran masing-masing bidang tersebut sudah dapat dipenuhi bahkan melebih parsentase yang ditentukan. Bahkan sebagai gambaran pemerintah daerah mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar Rp579.348.971.597 atau 38,90 persen, anggaran kesehatan Rp116.056.361.587 atau sekitar 19,44 persen serta untuk alokasi dana desa  mencapai Rp84.923.038.100 atau 10 persen.

 Disajikan Oleh : Bagian Hubungan Masyarakat
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: