26 Maret 2017

-

Menghadiri Acara Gerakan Ekonomi Budaya Minang (GEBU Minang) dalam rangkat Memperingati HUT IKMR Duri Mandau ke 17 Thn

-

Menghadiri Acara Pagelaran Sumarak Tradisi Pandeka Nagari Kamang Mudiak

-

Membuka Acara Khatam Al-Qur’an MDTA Plus SDN 27 Gadut

» jadwal kegiatan lainnya

Jum'at, 31 Maret 2017 / 3 Rajab 1438 H
Berita Detil

Kamis, 17/11/2016  16:34 WIB

Pengurus Pasar Padang Baru Lubuk Basung Lakukan Penataan

PengurusPasarPadangBaruLubukBasungLakukanPenataan

Pengurus Pasar Inpres Padang Baru Lubuk Basung, Kabupaten Agam, bertekat melakukan penataan para pedagang di pasar itu agar lebih tertib dan aman.

 

"Selain menata kita juga mendata berapa jumlah para pedagang di pasar setiap hari pasar," kata  Pengulu Pasar Inpres Padang Baru Lubuk Basung, S. Dt. Saripado. Kamis (17/11).

 

Ia menjelaskan, saat ini jumlah kios di pasar Inpres Lubuk Basung sebanyak 220 unit dan jumlah pedagang sebanyak 450 orang.

 

Disamping itu, pihaknya bersama BP3  juga menampung berbagai keluhan pedagang pasar terkait kondisi pasar. Sementara itu untuk retribusi dilakukan secara resmi yang ditunjuk oleh pengurus pasar dengan memberikan karcis retribusi.

 

"Kita mengingatkan pedagang jika ada pungutan liar tolong sampaikan kepada pengurus pasar ini akan kita ditindaklanjuti secepatnya," katanya.

 

Saat ini, terangnya, telah dibentuk sebanyak 25 orang yang tergabung dalam kepengurusan pasar inpres Padang Baru Lubuk Basung.

 

Ke 25 pengurus pasar ini, terdiri dari Badan Perwakilan Pemilik Pasar (BP3) sebanyak sembilan orang, komisi sebanyak tiga orang, tukang sapu sebanyak lima orang, satpam sebanyak lima orang dan pengurus harian sebanyak tiga orang.

"Pengurus pasar melakukan pengawasan di setiap los melibatkan komisi dan pengurus harian," katanya.

 

Dari pantauan AMC di Pasar Inpres Lubuk Basung badan jalan yang biasa digunakan untuk tempat berjualan di Pasar Inpres tidak ada lagi pedagang yang berjualan.

 

Pihaknya mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Agam agar dapat membantu atau merehap kios atau los pasar sehingga para pedagang merasa nyaman untuk mengelar dagangan.

 Disajikan Oleh : Bagian Hubungan Masyarakat
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: