26 Maret 2017

-

Menghadiri Acara Gerakan Ekonomi Budaya Minang (GEBU Minang) dalam rangkat Memperingati HUT IKMR Duri Mandau ke 17 Thn

-

Menghadiri Acara Pagelaran Sumarak Tradisi Pandeka Nagari Kamang Mudiak

-

Membuka Acara Khatam Al-Qur’an MDTA Plus SDN 27 Gadut

» jadwal kegiatan lainnya

Jum'at, 31 Maret 2017 / 3 Rajab 1438 H
Berita Detil

Kamis, 17/11/2016  16:02 WIB

Pertumbuhan Padi Dilokasi Cetak Sawah Mengejutkan

Pertumbuhan padi di lokasi cetak sawah Jorong Muaro Putuih, Nagari Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, mengejutkan dan sangat baik karena pertumbuhan padi tersebut layaknya sawah yang sudah lama ditanam padi.

 

Sekretaris Dinas Pertanian Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (Dipertahornak) Kabupaten Agam Arief Restu, Rabu (16/11), mengatakan, pertumbuham padi yang berada di lokasi Kelompok Tani Mutiara Antokan tersebut dinilai sangat baik, kerana lokasi sawahnya bagus dan memiliki tingkat kesuburan tanah yang cukup. Untuk tanam perdananya waktu itu dilakukan oleh Bupati Agam Indra Catri pada Agustus 2016.

 

"Dengan lokasi memiliki tanah yang bagus, ditambah memakai pupuk organik, maka pertumbuhan padi yang ditanam menjadi sangat baik, selayaknya sawah yang sudah sering ditanam padi, bahkan kondisi rumpunnya banyak dan diperkirakan produksi padinya bisa mencapai 40 ton GKG per hektar," kata Arief saat didampingi Kabid Tanaman Pangan Jafrizal.

 

Dikatakan Arief,  dari hasil monitoring luas tanam padi sudah 14,5 hektar dari target 40 hektar yang sudah siap dicetak di lokasi tersebut. Dari luas tanam itu, 4 hektar diantaranya sudah bisa dipanen diperkirakan tiga pekan kedepan dan 10,5 hektarnya baru berbuah.

 

"Kelompok tani ini inginkan panen perdana dilakukan Pemerintah Kabupaten Agam, bahkan mereka meminta Bupati Agam atau Wakil Bupati Agam yang melakukan panen perdananya itu," terang Arief.

 

Sawah dicetak di Muaro Putuih, Kecamatan Tanjung Mutiara seluas 40 hektar, baru ditanam 14,5 hektar dan 25,5 hektarnya masih dalam tahap pembersihan yang sudah mencapai 80 persen. "Diperkirakan akhir November 2016 sudah bisa mencapai 100 persen," kata Kabid Pengelolaan Lahan Air dan Alsintan Nyoman.

 

Ia menambahkan, Kabupaten Agam menargetkan cetak sawah seluas 59 hektar yang terbagi di dua lokasi yaitu, 40 hektar di Tiku V Jorong dan 19 hektar di Siguhung Kecamatan Lubuk Basung. 

 

"Untuk di Siguhung, luas tanam 15 hektar dan 5 hektarnya sudah dipanen yang mana hasil produksi padinya 2,9 ton per hektarnya," terang Nyoman.

 

Pihaknya juga telah membantu pupuk anorganik jenis urea sebanyak 4.425 kilogram dengan rincian 150 kilogram per hektarnya, NPK sebanyak 2.950 kilogram dengan rincian 100 kilogram per hektar dan benih 737,5 kilogram jenis batang piaman rincian 25 kilogram per hektar. 

 

"Pupuk organik 29.500 kilogram dengan rincian 1 ton per hektarnya, bahkan masing-masing lokasi telah dibantu satu unit Alsintan untuk membantu percepatan kerja dan produksi padi," jelas Nyoman.

 Disajikan Oleh : Bagian Hubungan Masyarakat
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: