24 Mei 2017

-

Upacara Peringatan HUT Malalak ke 10 Tahun 2017

-

Rapat Umum Luar Biasa (RUPS ) Tahun Buku 2016

-

Menghadiri Acara Peluncuran dan Diskusi Buku In Memoriam 100 Seniman, Wartawan dan Budayawan Sumatera Barat Karya Nazif Basir

» jadwal kegiatan lainnya

Rabu, 24 Mei 2017 / 27 Sya'ban 1438 H
Berita Detil

Rabu, 16/11/2016  12:38 WIB

Pemkab Agam Tekan MoU Kesefaman Dengan BDI

PemkabAgamTekanMoUKesefamanDenganBDI

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam menggandeng Balai Diklat Industri (BDI) Padang. Nota Kesefahaman (MoU) ditandatangani Wakil Bupati (Wabup) Agam, Trinda Farhan Satria Dt. Tumangguang Putiah, bersama Kepala Balai Diklat Industri Padang, Jonni Afrizon, dan Kepala Dinas UKM dan Perindag Agam untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan perajin, Jabanur, Selasa (15/11), di Lubuk Basung.

 

Wabup Agam mengatakan, kerja sama itu bertujuan untuk menghasilkan kerajinan lokal berkualitas, dan meningkatkan kemampuan perajin yang lebih mumpuni, melalui pelatihan yang diberikan oleh pihak Balai Diklat Padang. MoU itu diharapkan akan memperluas kemampuan perajin.

 

"MoU yang kita lakukan adalah bentuk upaya nyata Pemerintah Kabupaten Agam dalam meningkatkan pendapatan masyarakat, melalui keterampilan industri. Hal ini bentuk lain untuk menekan angka pengangguran," ujarnya.

 

Wabup juga meminta pihak Dinas Koperasi UKM dan Perindag Agam untuk berkolaborasi dengan instansi terkait, seperti Dinas Sosial dan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Agam, untuk menumbuhkembangkan lapangan pekerjaan melalui usaha industri masyarakat.

 

Selain pelatihan keterampilan, pihak Badan Diklat juga akan membantu peserta pelatihan memasarkan produk secara luas.

 

Kepala BDI Padang menyatakan, pihaknya optimis akan melahirkan perajin siap pakai, yang nantinya bisa membuka lapangan pekerjaan sendiri.

 

"Pada tahun 2017 BDI menyediakan kuota pelatihan sebanyak 1.500 peserta untuk bordir dan fashion. Kami mengimbau masyarakat Agam agar memanfaatkan peluang ini. Apalagi, Agam memiliki potensi kerajinan yang cukup banyak dan terkenal," ujarnya.

 

Joni menjelaskan, calon peserta pelatihan berusia18 sampai 35 tahun. Peserta yang menyelesaikan pelatihan, akan menerima dua sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

 Disajikan Oleh : Bagian Hubungan Masyarakat
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita
 28/11/2016   Dari : RUSLI EFENDI, NAGARI KOTO GADANG ANAM KOTO KEC. TANJUNG RAYA KAB
Semoga Kab. Agam semakin Maju dan Succes di tingkat Daerah di Sumbar... dan Nagari yang terbungkus Agam yang Madani Terwujud Amiiiin...


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: