24 Mei 2017

-

Upacara Peringatan HUT Malalak ke 10 Tahun 2017

-

Rapat Umum Luar Biasa (RUPS ) Tahun Buku 2016

-

Menghadiri Acara Peluncuran dan Diskusi Buku In Memoriam 100 Seniman, Wartawan dan Budayawan Sumatera Barat Karya Nazif Basir

» jadwal kegiatan lainnya

Jum'at, 26 Mei 2017 / 29 Sya'ban 1438 H
Berita Detil

Selasa, 08/11/2016  11:12 WIB

Pemasaran Bawang Sungai Pua Sampai Ke Jakarta

PemasarabBawangSungaiPuaSampaiKeJakarta

Pemasaran hasil panen daun bawang Kecamatan Sungai Pua, Kabupaten Agam, tidak hanya dipasarkan di Sumatera Barat saja, tetapi telah sampai ke Kota Batam, Jakarta, Riau, Bangka, Belitung dan daerah lainya.

"Kita menginginkan para petani ataupun kelompok tani yang tersebar di Kecamatan Sungai Pua dapat berinovasi dalam memasarkan hasil pertaniannya," kata Camat Sungai Pua Handria Asmi, Jumat (4/11).

Ia menjelaskan, saat ini petani di Kecamatan Sungai Pua sudah mulai merubah cara bertani sampai pada pengolahan dan pemasaran hasil pertanian dari tradisional ke arah yang profesional. "Ini dapat kita lihat dalam pengolahan dan pemasaran hasil pertanian, khususnya pemasaran daun bawang telah sampai ke luar Pulau Sumatera," katanya.

Dalam memasarkan hasil panen daun bawang  khusus untuk pengiriman ke daerah Batam dan Jakarta, tidak melalui jalur darat melainkan melalui jalur udara. "Daun - daun bawang ini di paking lalu dikirim dengan pesawat," terangnya.

Hal ini tentu sangat bertolak belakang dengan waktu dulu dimana para petani hanya memasarkan hasil - hasil dari pertaniannya ke pasar - pasar tradisional yang ada di daerah Agam dan Bukitinggi saja.

Kemajuan di bidang pemasaran hasil pertanian masyarakat Sungai Pua tentu berkat kegigihan dari para  petani tersebut untuk terus berinovasi dalam mendapatkan untung dan hasil yang lebih baik. "Hal ini juga tidak dapat di pisahkan dari peranan anak nagari Kecamatan Sungai Pua yaitu Hery Rajo Indo," ujar Handria.

Secara terpisah Hery Rajo Indo beharap seluruh petani Sungai Pua menjadu petani yang profesion.

"Mudah-mudahan satu saat nanti seluruh petani di Kecamatan Sungai Pua dapat menjadi petani yang profesional dan hasil pertanian mereka dapat di pasarkan dan bersaing di toko-toko besar seperti minimarket, swalayan dan sebagainya," ujar Hery Rajo Indo yang sering memberikan penyuluhan dan pendampingan para petani yang ada di Kecamatan Sungai Pua dan sekitarnya.

Hery juga menyampaikan tidak zamannya lagi para petani berfikir secara tradisional. Sekarang sudah era teknologi, petani pun harus terus berinovasi dalam memasarkan produk/hasil pertaniannya ke daerah lain.

"Kita lihat kebutuhan pasar terhadap daun bawang ini rata-rata 10 ton perhari yang harus penuhi, untuk itu jangan pesimis menjadi petani yang penting teruslah berusaha dan berdoa." katanya.

Hery optimis  dibawah  kepemimpinan Bupati Agam Bapak Indra Catri pertanian dan kehidupan para petani dapat sejahtera, hal ini berkaitan juga dengan salah satu tujuan  program inovasi dari pemerintahan daerah Kabupaten Agam yaitu Agam Menyemai.

 Disajikan Oleh : Bagian Hubungan Masyarakat
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: