24 Mei 2017

-

Upacara Peringatan HUT Malalak ke 10 Tahun 2017

-

Rapat Umum Luar Biasa (RUPS ) Tahun Buku 2016

-

Menghadiri Acara Peluncuran dan Diskusi Buku In Memoriam 100 Seniman, Wartawan dan Budayawan Sumatera Barat Karya Nazif Basir

» jadwal kegiatan lainnya

Kamis, 29 Juni 2017 / 4 Syawwal 1438 H
Berita Detil

Selasa, 24/02/2015  15:25 WIB

Pemkab Agam Imbau Petani Awasi Tanaman Dari Gangguan OPT

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, mengimbau para petani untuk melakukan pengawasan tanaman pangan padi dan jagung dari ganguan organisme pengganggu tanaman (OPT).

"Ini dilakukan guna mengantisipasi ganguan organisme pengganggu tanaman (OPT) dan dari dampak perubahan iklim (DPI), dalam upaya pengamanan produksi tanaman pangan di 16 kecamatan," kata Kepala Dinas Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan (Dispetahornak) Kabupaten Agam, Afdhal, Senin.

Untuk itu, diharapkan kepada petani dan kelompok tani melakukan pengawalan penanaman yang ada secara ketat dan maksimal.

"Kita perlu meningkatkan konsolidasi dan koordinasi untuk mengantisipasi serangan OPT sedini mungkin," katanya.

Lalu, melakukan pengamanan atau monitoring secara teratur dan berkelanjutan dengan menkonsolidasikan antara petugas lapangan, kelompok tani dan petani secara terpadu.

Agar ini terwujud dan berhasil, perlu mengaktifkan gerakan penyuluhan dan gerakan operasional pengendalian opt dengan tetap berpegang pada prinsip pengendalian hama terpadu.

Sedangkan tindakan pengendalian hendaknya disesuaikan dengan keadaan OPT dan kondisi dalam pelaksanaannnya dilapangan.

Sementara untuk rekomendasi pengendalian OPT dan kejadian bencana alam, segera ditindaklanjuti dan diantisipasi. Hal ini penting dilakukan sehingga tingkatkan koordinasi antar instansi untuk meningkatkan kewaspadaan dan kepekaan aparatur dan masyarakat lebih ditingkat dilapangan pada setiap timbulnya serangan OPT tersebut.

Sumber : Bagian Humas Setda Agam

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: