16 Desember 2017

-

Menghadiri Seminar “ Transformasi Tata Kelola Pemerintah Nagari Era Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014’ dalam Rangka Penigkatan Kapasitas Aparatur Pemerintah Nagari Serta Iplementasi Undang-Undang

-

Menghadiri acara Sejuta Cinta untuk Bunda dalam rangka menyongsong Hari Ibu dari Indojalito Jakarta

-

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Solok dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Solok ke-47

-

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Solok dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Kota Solok ke-47

» jadwal kegiatan lainnya

Sabtu, 16 Desember 2017 / 27 Rabiul Awwal 1439 H
Berita Detil

Minggu, 04/08/2013  11:15 WIB

BP4K2P Gelar Lombaan Cipta Menu Pabukoan Sehat

Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian Perikanan Kehutanan dan Ketahanan Pangan (BP4K2P) Kabupaten Agam, akan mengelar lomba cipta menu pabukoan sehat dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadhan 1434 Hijryah di Masjid Nurul Falah Lubukbasung, Kamis (1/8).

Hal itu, dibuktikan lomba cipta menu pabukoan sehat mengacu pada lomba cipta menu makanan Beragam Bergizi Seimbang dan Aman (B2SA) di Lubuk Basung, Kabupaten Agam.

Kepala Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian Perikanan Kehutanan dan Ketahanan Pangan (BP4K2P) Kabupaten Agam Helios Rynondeva mengatakan, menu pabukoan yang disajikan terdiri dari pangan lokal yang ada disekitar pekarangan dan berbahan baku ikan.

"Menu ini sebanyak delapan hidangan dengan rincian, lima orang dari masing-masing SKPD se Kabupaten Agam, dan tiga orang untuk anak yatim", ulasnya.

Peserta lomba berasal dari utusan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Agam".

Sementara Sekretaris BP4K2P Ir. Hilman mengatakan, juri perlombaan itu dari TP-PKK Agam, Dispertahornak, Dinas Kesehatan, dan BP4K2P.

Menurut dia, penilaian dilaksananakan secara kualitatif dengan bobot 60%, dengan rincian seperti penilaian jenis makanan dan bahan baku, pangan lokal yang digunakan 40%, cara pengolahan atau kreatifitas daya cipta modifikasi resep makanan khas, memenuhi khaidah B2SA 30%, dan kesesuaian menu 30%.

Bobot penilaian cara penyajian 30% meliputi penampilan hasil olahan 40%, tata saji dan kreatifitas penataan 30%, dan kebersihan dalam penyajian 30%.

Sementara untuk penilaian kuantitatif bobot 40% dilakukan teradap keragaman 50%,  nilai gizi 50% berdasarkan persentase Angka Kecukupan Gizi (AKG).

Sumber : Bagian Humas Setda Agam

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: