20 Mei 2014

-

Penilaian Lomba Sekolah

-

Penilaian Tingkat Nasional

-

Pembicara Pada Acara Dialog Nasional

-

Acara Puncak Peringatan BBGRM XI & HKG-PKK Ke 42

-

Memberikan Ceramah pada Diklat Kepemimpinan Tk. III di Pusdiklat Regional Bukittinggi

» agenda lainnya

Kamis, 18 September 2014 / 23 Zulqaidah 1435 H
Berita Detil

Senin, 28/05/2012  17:29 WIB

Agam Kembangkan Tanaman Berbasis Produk Unggulan

Kabupaten Agam Sumatera Barat, memiliki areal lahan pertanian yang cukup luas dan menghasilkan bermacam ragam produk pertanian yang dikembangkan di 16 Kecamatan.

"Mata pencarian masyarakat  sebagian besar adalah bertani bila dibandingkan dengan usaha lainnya, untuk kedepannya perlu perhatian dan pembinaan dalam pengelolaan akan lebih berkembang dengan baik, maka akan meningkatkan pendapatan petani," ungkap Kepala BP4K2P Agam Helios Rinondeva pada Reporter Agam Media Center, Senin (28/05)

Untuk itu, pihaknya  lebih mengarahkan para petani kepada peningkatan dan pengembangan hasil pertanian dan produk unggulan di sektor holtikultura yang mulai berkembang di wilayah Kabupaten Agam.

Untuk menuju pengembangan dan peningkatan hasil produk pertanian yang berbasis peningkatan produk unggulan holtikultura ini, pihaknya telah memprogramkan produk unggulan di Agam, yakni berupa buah-buahan, sayuran dan tanaman hias.

“Khusus untuk buah-buahan, kita telah fokuskan kepada buah jeruk untuk produk unggulan sektor pertanian termasuk ke dalam program pengembangan beberapa kecamatan di Kabupaten Agam,” kata Helios.

Selain itu, pemerintah pusat dan Propinsi Sumbar turut mendukung program yang ada di Kabupaten Agam dengan memberikan bantuan berupa perangkat keras seperti bibit tanaman jeruk,  juga dibantu dalam bentuk perangkat lunak berupa pengetahuan tentang teknik penanaman, pemupukan dan peracunan, serta teknik pengolahan dan pasca panen,

Hal itu dibuktikan beberapa waktu lalu Dirjen Hultikultura Kementrian Pertanian RI Hasanuddin Ibrahim didampingi lansung Bupati Agam Indra Catri, melakukan penanama bibit jeruk madu di Nagari Koto Rantang Kecamatan Palupuh.

"Semua ini bertujuan agar buah jeruk produk unggulan yang dihasilkan oleh daerah kita tidak kalah bersaing dengan jeruk impor dari luar negeri yang telah banyak beredar di pasaran dalam negeri," kata Helios.

Sumber : Bagian Humas Setda Agam

 Disajikan Oleh : Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :   

Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

Alamat : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: