20 Mei 2014

-

Penilaian Lomba Sekolah

-

Penilaian Tingkat Nasional

-

Pembicara Pada Acara Dialog Nasional

-

Acara Puncak Peringatan BBGRM XI & HKG-PKK Ke 42

-

Memberikan Ceramah pada Diklat Kepemimpinan Tk. III di Pusdiklat Regional Bukittinggi

» agenda lainnya

Rabu, 17 September 2014 / 22 Zulqaidah 1435 H
Berita Detil

13/07/2006

Workshop Guru MDA/MDW Tahap I

Guru MDA/MDW yang lulus dalam tes yang dilaksanakan Dinas Pendidikan bekerjasama dengan Depag Agam beberapa waktu lalu berpeluang menjadi CPNS tahun mendatang. Namun SK pengangkatan sebagai guru saat ini tidak bisa dijadikan sebagai salah satu syarat diterima sebagai CPNS, lantaran SK tersebut bukan SK honor daerah melainkan hanya honor sekolah dan pihak sekolah yang memberikan honornya sesuai dengan anggaran yang ditetapkan sesuai APBD Tahun 2006.

"Saya berharap kepada guru MDA/MDW yang lulus tes dalam penjaringan beberapa waktu lalu dapat melaksanakan tugasnya masing-masing sesuai penempatan yang ditetapkan dinas pendidikan nantinya, agar terwujud pemerataan pendidikan agama di kalangan siswa Sekolah Dasar," kata Wakil Bupati Agam, Ardinal Hasan, S.Ag dihadapan puluhan guru MDA yang akan ditempatkan di beberapa SD di Agam dalam acara Workshop Guru MDA/MDW Tahap I yang dimulai tanggal 13-16 Juli 2006 di Hotel Anugrah Lubuk Basung, Kamis (13/7).

Ardinal berharap kepada guru MDA/MDW yang betugas di SD dan SMP nantinya, agar dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, karena program yang diwujudkan saat ini merupakan proyek percontohan yang akan dikembangkan nantinya di seluruh SD dan SMP di Agam.

"Jika pilot proyek yang dilaksanakan saat ini berhasil, maka pemerintah daerah akan mengupayakan program yang sama diwujudkan kepada yang luas lagi dan diterapkan untuk seluruh sekolah umum tingkat SD dan SMP di Agam," kata Ardinal.
Untuk mewujudkan program ini, Ardinal meminta kalangan guru yang di SK kan tersebut dapat bekerja dengan penuh keikhlasan. Karena hal itu dapat dijadikan sebagai sebuah pengabdian kepada siswa dan masyarakat serta sebagai salah satu amaliah individu yang akan di pertanggungjawabkan nantinya kepada Allah SWT.

"Kerjasama yang baik antara guru MDA/MDW yang ditempatkan di SD/SMP dengan kepala sekolah sebagai tempat bekerja, berperan besar meningkatkan mutu pendidikan agama bagi siswa di masa datang," ujarnya.
Kakandepag Agam, Drs.Endi Surya Dt Sari Pado mengingatkan kepada guru yang telah di SK kan untuk dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan sekaligus dapat berperan sebagai penyuluh agama di daerah yang dijadikan tempat mengajar.

"Kendati sebagai guru MDA/MDW yang ditugaskan mengajar di SD/SMP, namun juga diharapkan dapat ikut bepartisipasi membina masyarakat dan generasi muda agar terjauh dari dekadensi moral yang marak terjadi saat ini di persada ini," katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Kadinas Pendidikan Agam, Drs. Nurhasan Syah, M.Pd, juga menambahkan supaya dengan adanya keterlibatan guru MDA/MDW yang diperankan di SD/SMP dapat mempercepat terwujudnya visi Agam, yaitu Agam Mandiri berprestasi yang madani.

Ketua Pelaksana Workshop Tahap 1, Yusnida,S.Pdl menjelaskan bahwa yang mengikuti kegiaanu pelatihan saat ini berjumlah sebanyak 50 orang, dan akan mendapatkan materi dari beberapa nara sumber dari Dinas Pendidikan, Kandepag dan pihak berkompeten lainnya. ( Telematika dan PDE )

 Disajikan Oleh : Dinas Komunikasi dan Informatika
Share di situs jejaring sosial :